Bintang Detroit Pistons, Cade Cunningham, pemain All-Star dua kali yang termasuk di antara kandidat terdepan dalam perebutan MVP NBA, meninggalkan pertandingan Selasa malam (17/3) waktu AS, melawan Washington Wizards karena kejang punggung. Tapi belakangan dia didiagnosis mengalami paru-paru kolaps dan akan dievaluasi kembali dalam dua minggu.

Detroit News melaporkan bahwa Cunningham mengalami cedera di awal kuarter pertama saat berusaha merebut bola lepas, pada pertandingan hari Selasa tersebut. Cunningham bertabrakan dengan Tre Johnson dari Washington saat berusaha merebut bola basket yang lepas pada menit ke-7:44 di kuarter pertama. Ia merasa tidak nyaman dan meninggalkan pertandingan pada menit ke-6:40 di kuarter pertama. Tim Detroit mengatakan selama kuarter kedua bahwa dia tidak akan kembali bermain.

Tetapi pada hari Kamis (19/3) waktu AS, Pistons mengumumkan bahwa Cunningham, mengalami pneumotoraks paru kiri (juga dikenal sebagai paru-paru kolaps) dan akan absen setidaknya selama dua minggu. Cedera paru-paru kolaps yang dialami Cunningham dianggap ringan, menurut Shams Charania dari ESPN, dan tim dilaporkan optimistis Cunningham akan kembali tepat waktu untuk dimulainya Playoff NBA pada 18 April mendatang.

Cunningham rata-rata mencetak 24,5 poin dan 9,9 asis untuk Pistons, angka yang luar biasa untuk klub yang sedang menuju musim terbaiknya dalam hampir dua dekade. Hanya delapan pemain dalam sejarah NBA yang menyelesaikan musim dengan rata-rata poin dan asis sebanyak itu, dan Cunningham akan menjadi yang pertama melakukannya dengan seragam Detroit.

Berapa lama Detroit Pistons akan bermain tanpa Cade Cunningham?

Itulah pertanyaan yang ada di benak seluruh penggemar NBA, terutama pendukung Pistons. Cunningham bukanlah atlet pertama yang mengalami paru-paru kolaps, juga dikenal sebagai pneumotoraks, yaitu kondisi ketika udara masuk ke dalam rongga dada dan menciptakan tekanan pada paru-paru, menyebabkan paru-paru kolaps sebagian atau seluruhnya, menurut Cleveland Clinic.

Pemain Atlanta Hawks, CJ McCollum, juga pernah didiagnosis menderita pneumotoraks kecil di paru-paru kanannya setelah pemeriksaan pencitraan medis pada November 2023 dan akhirnya absen selama tiga minggu. Ia juga menderita paru-paru kanan kolaps pada tahun 2021 dan absen dalam 17 pertandingan selama enam minggu karena cedera.

Mantan pemain Houston Rockets, Terrence Jones, juga mengalami cedera serupa pada Maret 2015 dan dirawat di rumah sakit. Cedera itu terjadi pada 19 Maret dan dia baru kembali bermain pada 1 April , jangka waktu yang akan diterima dengan senang hati oleh Pistons.

Foto: Grand Canyon University

Pemain Long Beach State, Derrick Michael Xzavierro, juga menderita paru-paru kolaps, yang menyebabkan perawatan di rumah sakit selama tujuh minggu dan dua kali operasi pada Desember 2022.

Xzavierro, pemain basket penerima beasiswa Divisi I pertama di Indonesia, mengalami kolaps 50 persen pada paru-paru kanannya, yang menyebabkan dia harus menjalani pleurodesis, sebuah prosedur yang menempelkan paru-paru ke dinding dada untuk menghilangkan ruang tempat udara dapat menumpuk dan memungkinkan paru-paru untuk kolaps lagi. (tor)

Foto: Newsweek

Populer

Kevin Durant Ragu LeBron James Pensiun Dalam Waktu Dekat
Steve Kerr Sengaja Tidak Mengistirahatkan Stephen Curry
Luka Dan LeBron Cetak 70 Poin Untuk Hancurkan Rockets
Hawks Raih 11 Kemenangan Beruntun dan Mendekati Posisi Playoff
Brown Resmi Bergabung Dengan Tatum Dalam Pencapaian Rekor Bersejarah Celtics
Paru-paru Kolaps Cade Cunningham dan Kasus Serupa, Termasuk Derrick Michael
Hadapi Masalah Pribadi, Luka Doncic: Basket Memberi Kedamaian
"Blok Sepatu" Alex Caruso Di Laga Thunder Vs. Magic Jadi Pembahasan Menarik
Pelicans Mengganggu Kenyamanan Clippers
Spurs Pecahkan Rekor Tripoin Tim Saat Menghancurkan Kings