Boston Celtics menelan kekalahan pertama dalam tiga laga atau sejak Jayson Tatum kembali. Celtics harus mengakui keunggulan San Antonio Spurs 116-125. Celtics tidak bisa maksimal di gim tersebut karena kehilangan Jaylen Brown di kuarter kedua.
Brown mendapat dua technical foul sebelum jeda pertandingan. Ia hanya bermain kurang dari 15 menit dengan mencetak 4/8 tembakan. Brown mengumpulkan 8 poin, 2 rebound, 7 asis, dan 1 steal sebelum meninggalkan lapangan.
Bermula saat Brown mengira dirinya dilanggar di tiga menit terakhir kuarter kedua. Brown menguasai bola di frontcourt dan kehilangan kendali bola hingga keluar lapangan. Wasit meniup tanda bola mati tapi tidak memberikan pelanggaran.
Baca juga: Dominasi Spurs Tidak Terganggu Oleh Celtics
Brown meyakini dilanggar oleh Stephon Castle. Tayangan ulang menunjukkan Castle sedikit mendorong pinggulnya. Brown segera melakukan protes kepada Ford. Brown berjalan ke ujung lapangan untuk meneruskan protesnya.
Ford memberi Brown technical foul pertama. Brown masih berdebat. Ia mulai mendekati Ford hingga ditahan oleh Derrick White dan Sam Hauser. Terjadilah technical foul kedua untuk Brown yang kali ini datang dari wasit Suyash Mehta di sisi lapangan.
Baca juga: Jayson Tatum Raih Kemenangan Kedua Setelah Pulih Dari Cedera
Situasi tidak langsung mereda. Brown tampak sangat marah dan kecewa. Ia berusaha terus mendekati Ford. Sampai akhirnya pelatih Celtics Joe Mazzulla dan anggota keamanan turun tangan untuk membawa Brown keluar lapangan.
Kuarter kedua berakhir dengan kedudukan imbang 58-58. Brown melampiaskan kekecewaan melalui media sosial. Ia menuliskan keluhannya tentang keputusan wasit. “Inilah yang selama ini saya bicarakan,” cuit Brown.
Cuitan Brown itu kemungkinan akan mendatangkan masalah berupa denda. Brown telah mengkritik wasit pada Januari lalu. Ia harus membayar 35 ribu Dolar AS yang setara dengan Rp590 juta.
Dalam jumpa pers usai pertandingan, Mazzulla menunjukkan dukungannya terhadap Brown “Saya benar-benar mengerti kenapa Brown melakukan itu. Saya mendukungnya 100 persen. Saya pikir JB merasa sangat frustasi dan melakukan apa yang dia lakukan,” ujar Mazzulla. (rag)
Foto: Ronald Cortes/AFP