Borneo Hornbills akhirnya meraih kemenangan. Dalam laga terakhir mereka di IBL All-Indonesian 2025, Borneo menang 74-70 dari Tangerang Hawks, Minggu (24/8). Ini jadi kemenangan pertama dan satu-satunya Borneo dalam 6 laga. 

Sempat unggul nyaman di tiga kuarter, Borneo mulai terkejar di kuarter akhir. Gempuran Justin Wiyanto yang mencetak poin dan mengirimkan asis di 10 poin pertama Hawks di kuarter ini menjadi awal pengejaran Hawks. 

Namun, Borneo berhasil memotong momentum apik Hawks. Daniel Wenas dan Oktora Raihan menyamakan kedudukan saat laga tersisa 83 detik. Hawks punya peluang untuk unggul dua poin saat Habib Titoaji dilanggar dan mendapatkan dua tembakan gratis. Sayangnya, hanya satu tembakan Habib yang masuk. 

Timeout diambil Borneo dan sebuah skema apik membebaskan Sevly Rondonuwu di sudut kanan tripoin pertahanan Hawks. Tripoin Sevly menjadi tembakan masuk terakhir laga ini. Daniel Wenas adalah pengumpul poin terbanyak Borneo dengan 20 poin 4 rebound. Daniel bermain 33 menit dan memasukkan 8/15 tembakan, termasuk 3/6 tripoin. Tripoin kemenangan Borneo adalah tripoin kedua yang masuk dari Sevly dari 7 percobaan. Sevly menghasilkan 14 poin. Oktora Raihan 11 poin sedangkan David Nuban 10 poin.

Top skor Hawks adalah Justin Wiyanto dengan 21 poin, 4 rebound, 5 asis, 3 steal. Justin menceploskan 5/11 tripoin yang 3 di antaranya datang di kuarter akhir. Hawks menutup perjalanan IBL All-Indonesian 2025 dengan rekor (3-3). (DRMK)

Foto: IBL

Populer

Stephen Curry Memimpin Warriors Menyamai Total Poin Tertinggi Musim Ini
Giannis Antetokounmpo Sukses Jadi "Pawang" LeBron James
Giannis Antetokounmpo Berniat Menghabiskan Kontraknya Dengan Milwaukee Bucks
Selesai Kemoterapi, Nikola Topic Siap Comeback Bersama Thunder
Hangtuah Tertahan, Hornbills Menang OT di Hari Pertama IBL 2026
Thunder Hapus Defisit 21 Poin Untuk Mengalahkan Grizzlies 
Anthony Edwards Masuk Tujuh Pemain NBA Paling Produktif Di Usia Muda
Pemain Asing Kesatria Belum Datang, Rans Menang Nyaman
Suns Mengungguli Knicks Dalam Momen-momen Krusial
League Shift Insane, Buah Kerja Keras Richard Leo Latunusa