Filling Pieces Hadirkan Sepatu Basket Eksklusif

| Penulis : 

Lini sepatu eksklusif Filling Pieces mencoba mendobrak tren dengan merilis sepatu basket. Merek asal Amsterdam, Belanda, ini sebelumnya selalu lekat dengan sepatu kasual harian. Desain yang mereka buat untuk seri “Lay Up” dan “Alley Oop” kemudian muncul menjadi sebuah gebrakan dengan mengusung konsep sepatu basket anak muda. Sepatu-sepatu itu terinspirasi dari gaya hidup remaja era 1990-an.

Filling Pieces Lay Up Icey 2 Flow jadi seri utama untuk varian ini. Sepatu ini berangkat dari kultur anak muda era 1990-an dengan menggunakan bahan atas kulit. Anda akan mendapati gabungan sepatu kasual dengan sepatu basket yang sporty sejak pertama melihatnya. Filling Pieces berencana untuk memproduksi sembilan warna berbeda dengan true white/red sebagai warna dasar (OG Colorway).

 

Sedangkan seri kedua diberi nama Filling Pieces Alley Oop High Icey. Sepatu ini memiliki fitur tali tambahan (strap) menyilang di atas tali sepatu utama. Fitur ini terinspirasi dari Nike Air Raid dan Air Jordan 8. Berbeda dengan seri Lay Up Icey 2, seri Alley Oop High Icey menggunakan bahan atas nubuck. Bagian itu bakal memberi sensasi berbeda ketika memakainya di lapangan kayu. Filling Pieces telah menyiapkan tiga warna untuk seri ini dengan warna black/white jadi warna dasar.

 

Filling Pieces adalah lini sepatu asal Amsterdam, Belanda, yang menarik perhatian lewat sepatu eksklusif dengan harga yang terjangkau. Guillaume Philibert merupakan dalang di balik desain Filling Pieces yang cenderung kuat dan minimalis. Ia pemegang gelar desainer arsitektur modern yang mencoba memasukkan dasar desain arsitektur ke dalam prinsip sepatu kasual berbahan terbaik, tapi tetap terjangkau untuk kalangan yang lebih luas.

Prinsip itu membawa Filling Pieces ke dalam lini busana eksklusif yang terjangkau. Bersanding dengan deretan pegiat sepatu eksklusif Eropa lain seperti Rick Owens, Hender Scheme, dan Sonra besutan Hikmet Sugoer. Philibert mendirikan Filling Pieces pada 2009 dengan mendesain sendiri sepatu pertamanya. Tak hanya desain, ia juga jadi otak di balik pemilihan bahan dan warna yang diambil.

Sumber Foto: Filling Pieces, Hypebeast

Populer

JJ Redick Tegaskan Tidak Ada “Snowtime Lakers”
Finish Posisi Keenam, Indonesia Ukir Pencapaian Terbaik di Asian Games
Rob Pelinka: Lakers Berpisah dengan LeBron Secara Baik-baik
Deretan Pelatih Baru dan Pelatih dengan Tim Baru di NBA 2026-2027
Korea Selatan Hentikan Langkah Indonesia di Asian Games 2026
Marcus Smart Bongkar Alasan Tinggalkan Lakers
Jalen Brunson Pulih Total, Siap Hadapi Musim Baru bersama Knicks
Dereck Lively II Belum Bisa Gabung Kamp Pelatihan Mavericks
Stephen Curry Tegaskan Tak Ada Drama soal Kontrak di Warriors
Lie Kurniawan, MVP Honda DBL Central Java Series yang Idolakan Mario Wuysang