Kekalahan atas CLS Knights Indonesia minggu lalu, menjadi penampilan terakhir bagi pemain asing Formosa Dreamers, Lenny Daniel. Seperti dilansir tinthethao.com, Daniel terpaksa menghentikan perjalanannya di ASEAN Basketball League (ABL), karena kondisi kesehatan yang semakin buruk.

Salah seorang pemain senior di tim Dreamers menuturkan dalam beberapa laga terakhir, Daniel memang tampil dengan menahan sakit dan nyeri di tubuhnya. Tapi ia tetap berusaha tampil maksimal dalam beberapa minggu terakhir. Kemungkinan besar, Daniel akan mengakhiri kerjasama dengan Dreamers dan fokus untuk pemulihan kesehatan.

Memainkan Daniel yang cedera menjadi kerugian tersendiri bagi Dreamers. Sebab tim ini tidak pernah menang selama delapan pertandingan terakhir. Di laga melawan CLS Knights saja, Daniel hanya bermain selama 25 menit dan membukukan 2 poin dan 10 rebound.

Absennya Daniel akan membuat langkah Dreamers semakin berat. Mereka hanya memenangi satu dari 11 kali bertanding. Posisi mereka saat ini ada di dasar klasemen. Kehadiran Daniel memang membawa sedikit angin segar, sebab pemain kelahiran 1987 itu rata-rata mencetak 18,1 poin, 11,0 rebound, 2,5 asis dan 1,3 blok per pertandingan. Tapi kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan bagi Daniel untuk melanjutkan perjalanannya.

Berikutnya, Dreamers harus segera mencari penggantinya. Sebab mereka dijadwalkan bertemu Chong Son Kung Fu di tanggal 3 Februari 2018 mendatang. (*)

Foto: ASEAN Basketball League

Populer

Kings Melepas DeMar DeRozan
Brad Stevens Ungkap Alasan Celtics Mengirim Jaylen Brown ke Sixers
Hachimura Menandatangani Kontrak 2 Tahun dengan Clippers
Negosiasi Kontrak dengan Raptors, Kawhi Leonard Ganti Agen
Nikola Jokic Tunda Perpanjangan Kontrak, Nilai Fantastis Menunggu Tahun Depan
Paul George Kembali Pakai Nomor 13
Usai Ikut Elang Cup, Timnas Basket Putra Indonesia Gelar Seleksi Tahap Kedua
Grizzlies Mendapatkan D'Angelo Russell dari Wizards
Lakers Memutuskan Tidak Mempertahankan Rui Hachimura
Lakers Kemungkinan Mempertahankan Bronny Meski LeBron James Pergi