Dampak Positif Spencer Dinwiddie untuk Lakers

| Penulis : 

Spencer Dinwiddie diambil Los Angeles Lakers dari pasar bursa pemain "free agent", pada 12 Januari 2024. Meski tidak jelas apa yang diinginkan Lakers dengan keputusan tersebut, namun lambat laun Dinwiddie mulai dirasakan kehadirannya. Dia membuat tugas Austin Reaves lebih mudah, serta mengurangi sedikit tekanan pada LeBron James. 

Pembahasan menarik disampaikan oleh seorang fisioterapi, dan pelatih fisik, yang merupakan penggemar berat Lakers bernama Rajpal Brar. Dalam akun YouTube miliknya, Brar mencoba menganalisa bagaimana dampak seorang Dinwiddie bagi Lakers. Khususnya dalam meringankan tugas Austin Reaves. 

Awalnya, para penggemar NBA memperkirakan bahwa Reaves akan masuk All-Star dalam satu atau dua tahun ke depan. Pasalnya, mereka terpukau melihat perannya di Playoff NBA 2023, di mana dia bisa membantu Lakers sampai ke Final Wilayah Barat. Namun musim ini, efisiensinya menurun, seiring performanya yang terus dipaksa menjadi pemain bertahan. Lalu, Lakers menugaskannya sebagai seorang garda utama (point guard) yang tidak pernah dia jalani sebelumnya. 

Lalu Dinwiddie datang, seakan mengurangi beban Reaves. Meski baru empat pertandingan yang diikuti Dinwiddie, tapi sudah ada angka-angka statistik yang cukup menjanjikan, khususnya bagi Reaves. Sejak Dinwiddie masuk, Reaves meningkatkan akurasi tembakan menjadi 51,1 persen secara keseluruhan, dengan 45,0 persen dari tripoin. Umpan Dinwiddie membantu meningkatkan akurasi tembakan Reaves. 

Dalam situasi bertahan, Reaves tidak bisa membantu Lakers. Buktinya defense rating Lakers dengan Reaves adalah 122,7. Tetapi sejak Dinwiddie hadir, defense rating Lakers naik menjadi 110,9. Bukan hanya menghemat tenaga Reaves dalam bertahan, keberadaan Dinwiddie juga membantu Lakers membersihkan area sayap. Karena selama ini, para penyerang memanfaatkan lemahnya area tersebut yang dikawal oleh Austin Reaves. 

Memang kalau dilihat dari statistik pribadinya, Dinwiddie hanya mencetak rata-rata 5,3 poin per gim dalam 25,3 menit di lapangan, dengan akurasi tembakan 33 persen. Memang buruk, tetapi jika Dinwiddie tidak ada, maka angka-angka pertahanan dan serangan Lakers justru lebih buruk lagi. 

Sebagai penutup, Rajpal Brar menjelaskan bahwa Dinwiddie telah memberi mereka ancaman penetrasi dribel yang sebenarnya, dan itu tidak hanya membantu Reaves, tetapi juga dapat mengurangi sedikit tekanan dari LeBron James. (*)

Foto: Fansided

Populer

Thunder vs Spurs Sengit, Magic Johnson Memperingatkan Lakers
James Harden Jadi Sasaran, Mike Brown Membongkar Rahasia Kemenangan Knicks
Keputusan Kenny Atkinson di Momen Krusial Cavaliers Menuai Kritik
Rumor Seputar Kontrak LeBron James
Shaquille O’Neal Ingin Jason Kidd Jadi Pelatih Baru Orlando Magic
Jason Kidd Diberhentikan Mavericks Setelah Lima Musim
Juara Basket Campus League Akan Berlaga di Kompetisi Asia
Musim Pertama Campus League Digelar! Sistem Baru Masa Depan Atlet Mahasiswa
Dilema di Oklahoma, Analisis Gim 1 Final Wilayah Barat!
Pistons Siap Kunci Masa Depan Jalen Duren dan Tobias Harris