Tim basket putra Filipina menyingkirkan tuan rumah Cina dari semifinal Asian Games Hangzhou, lewat kemenangan 77-76, pada Rabu (4/10) waktu setempat. Filipina mencapai final bola basket putra di Asian Games  untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga dekade. Filipina akan bertemu Yordania di partai puncak. Yordania sebelumnya mengalahkan Filipina dengan skor 82-67 di babak penyisihan Grup C. 

Kemenangan Filipina bisa dibilang dramatis. Karena mereka tertinggal 20 poin di kuarter ketiga. Tetapi tembakan tripoin Justin Brownlee di sisa waktu 24 detik memberikan Gilas keunggulan, sekaligus meraih kemenangan. Brownlee memimpin Gilas dengan 33 poin, sementara Scottie Thomson menambahkan 13 poin dan tiga asis.

Gilas kesulitan menemukan alurnya dan kebobolan sepuluh poin tanpa balas, Mereka tertinggal 4-15 di awal laga. Di babak pertama babak pertama Cina unggul 48-30. Tapi mereka tampil kuat di kuarter ketiga, mencoba mengejar ketertinggalan poin dengan keunggulan 20-14 di kuarter tersebut. Sementara di kuarter terakhir, Gilas terus mempersempit keunggulan Cina sampai akhirnya Brownlee bisa menjadi penentu kemenangan. Kuarter keempat, Gilas unggul 27-14. 

Perjalanan Filipina di Asian Games Hangzhou tidak mudah. Gilas bukan yang terbaik di Grup C. Mereka menang 89-61 atas Bahrain, dan mengalahkan Thailand 87-72, namun kalah dari Yordania dengan skor 62-87. Filipina juga harus bersusah payah sebelum mengalahkan Iran dengan skor tipis 84-83 di babak perempat final. Kemudian mengalahkan Cina di fase semifinal dengan selisih satu poin juga (77-76). 

Menariknya, justru Filipina akan berjumpa dengan Yordania, di final yang akan digelar pada hari Jumat (6/10). Sebelum sampai di partai puncak, Yordania menyapu bersih babak penyisihan grup, lalu mengalahkan Saudi Arabia (76-57), dan menang menyingkirkan Cina Taipei (90-71) di babak semifinal. 

Sekadar informasi kalau tim basket putra Filipina terakhir ke final Asian Games pada 1990 di Beijing, Cina. Tetapi mereka harus puas dengan medali perak setelah kalah 76-90 atas Cina. Sementara sejarah mencatat bahwa Filipina empat kali mendapatkan medali emas basket putra Asian Games di awal-awal multieven tersebut digelar, yaitu di tahun 1951 New Delhi, 1954 Manila, 1958 Tokyo, dan 1962 Jakarta. (*)

Foto: Inqurer.net

Populer

3-1! Knicks Cetak Comeback Terbesar Dalam Sejarah Final NBA
Kegagalan De'Aaron Fox Picu Reaksi Keras
OG Anunoby Pahlawan Knicks
Dewa United Menelan Kekalahan Kedua, Pelita Jaya Semakin Dekat ke Final
Isu Positif dan Negatif Terkait Kemitraan Stephen Curry dan Li-Ning
Jadi Musuh Baru di New York, Wemby: Belum Selevel Trae Young
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
LeBron James Ungkap Momen yang Akan Membuatnya Meninggalkan NBA
Jadwal Final NBA 2026, Spurs vs Knicks Mengulang Sejarah
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga