Satya Wacana Salatiga kalahkan DNA Bima Perkasa Yogyakarta 92-68, Rabu, 9 Maret 2022. Keunggulan 10 poin di akhir kuarter pertama membuat Satya Wacana bisa memainkan gim dengan lebih tenang.

Ditambah dengan akurasi yang paten hari ini, Satya Wacana benar-benar dominan dalam menjaga keunggulan. Satya Wacana memasukkan 54 persen tembakan mereka (34/62). 

Di kuarter terakhir, kedua tim tampil seolah tanpa memikirkan bertahan. Satya Wacana mencetak 32 poin, sedangkan Bima Perkasa membukukan 25 poin. Menariknya, Satya Wacana hanya melepaskan 15 tripoin dengan akurasi 26 persen.

Alexander Franklyn membukukan penampilan terbaiknya musim ini dengan nyaris dobel-dobel 26 poin, 9 rebound, dan 3 asis. Franklyn memasukkan 9/16 tembakan (56 persen). Tyrese Robinson tetap jadi top skor Satya Wacana dengan dobel-dobel 28 poin dan 10 rebound.

"Kami unggul dua digit sejak kuarter pertama. Ini cara yang bagus dalam memulai gim," terang Franklyn usai gim. "Kami hanya terus mengikuti instruksi pelatih dan akhirnya kami bisa menjaga keunggulan serta tampil konsisten di sisa gim."

Mengenai tripoin, asisten pelatih Satya Wacana, Revan Jonathan, tak terlalu berpatokan tentang frekuensi mereka. "Kami menembak sedikit hari ini tapi itu bukan patokan. Kami akan melihat situasi di lapangan untuk mencari jalan terbaik demi kemenangan."

Top skor gim adalah David Atkinson dengan 29 poin dan 9 rebound. Indra Muhammad memasukkan 5/11 tripoin (45 persen) dan menutup gim dengan 18 poin dan 5 rebound.

Ini adalah kemenangan keempat Satya Wacana musim ini dari 10 gim. Sebaliknya, Bima Perkasa baru menang tiga kali dari 11 gim mereka. (DRMK)

Foto: Hariyanto 

Populer

76ers Bangkit Dari Ketertinggalan 3-1, Menyingkirkan Celtics di Gim 7 
Jayson Tatum (Sebaiknya) Tidak Bermain di Gim 7
Lakers Mendominasi Rockets di Gim 6 Untuk Meraih Tiket Semifinal
Philly Mengalahkan Celtics di Playoffs Setelah Empat Dekade
Musim Pertama Kevin Durant Bersama Rockets Tidak Berjalan Sesuai Rencana
DBL Camp Tuntas! Ini Skuad Terbaik DBL Indonesia All-Star 2026
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Draymond Green Sebut Steve Kerr Menghambat Kariernya
Luka Doncic Kembali dari Eropa, Masih Menepi Seminggu Lagi