Putri Jepang menelan kekalahan 86-69 dari Amerika Serikat, Jumat, 30 Juli 2021. Ini adalah kekalahan pertama Jepang di babak grup. Sedangkan Amerika Serikat berhasil tak terkalahkan di dua gim mereka.

Sempat menutup kuarter pertama dengan keunggulan 30-28, Jepang gagal menjaga konsistensi tembakan mereka. Ditambah dengan penyesuaian Amerika Serikat yang melakukan tukar jaga di seluruh penguasaan bola, produktivitas poin Jepang perlahan mandek.

Tripoin yang awalnya di kuarter pertama mencapai 60 persen (6/10), di tiga kuarter sisa mereka hanya memasukkan 4/28 atau 14 persen saja (total akurasi tripoin Jepang 26 persen). Amerika Serikat sendiri baru membuka jarak lebih dari 12 poin memasuki tiga menit terakhir gim. 

Amerika Serikat unggul di area kunci seiring tangguhnya trio A'Ja Wilson, Breanna Stewart, dan Brittney Griner. Wilson memimpin Amerika Serikat dengan dobel-dobel 20 poin dan 10 rebound. Stewart juga dobel-dobel 15 poin dan 13 rebound sedangkan Griner mengikuti dengan 15 poin plus 5 rebound. 

Stewart sebagai pemain yang komplet juga memiliki ancaman dari tripoin dengan catatan 3/5 tembakan (60 persen). Jewell Loyd menambahkan 12 poin dari 5/6 tembakan, termasuk dua tripoin. Diana Taurasi melengkapi daftar dengan 11 poin, hasil dari catatan tripoin yang identik dengan Stewart.

Amerika Serikat memang unggul 48 berbanding 33 di rebound. Akan tetapi keunggulan masif tersebut datang dari defensive rebound karena akurasi Jepang yang sangat buruk. Jepang unggul 8 berbanding 6 untuk offensive rebound. Di gim ini, Amerika Serikat juga membuat 17 turnover berbanding 10 dari Jepang. Kebanyakan turnover tercipta melalui proses trap yang sama dengan yang dilakukan Jepang di gim lawan Prancis.

Kedua tim akan kembali bermain tulat. Jepang akan menghadapi Nigeria sementara Amerika Serikat melawan Prancis. Sebelum laga ini, basket putri Grup C juga menggelar laga mereka. Belgia meraih kemenangan kedua mereka dengan mengalahkan Puerto Riko 87-52. (DRMK)

Foto: FIBA

Populer

Kyrie Irving Penyebab LeBron James Meninggalkan Cavaliers
Center Terbaik Sepanjang Masa Versi Shaquille O'Neal
Michael Jordan Menganggap LeBron Sebagai “Ancaman”
Potensi Yang Hansen Terlalu Besar Untuk Diabaikan
Rui Hachimura Bukan Prioritas Jangka Panjang Lakers
Barisan Veteran SM Pimpin Kebangkitan atas DU di Final Gim 1 All-Indonesian!
Klaim Berani Anthony Edwards Tentang adidas AE2
Survei ESPN, Shai Gilgeous-Alexander Bukan Favorit Pertama MVP Musim Depan
Nikola Jokic Pimpin Serbia Raih Kemenangan Perdana di FIBA EuroBasket 2025
Desain Lapangan FIBA ​​EuroBasket 2025 Sukses Mencuri Perhatian