Dua Pemain Lakers Positif Covid-19

| Penulis : 

Los Angeles Lakers memeriksa timnya terkait Covid-19. Dari pemeriksaan itu, mereka mendapati dua pemainnya positif terjangkit virus corona (SARS-CoV-2). Lakers tidak membuka identitasnya, tetapi membenarkan kabar itu melalui media sosial pada Kamis, 19 Maret 2020 waktu setempat.

Lakers telah memeriksa setidaknya 14 dari 17 pemain, termasuk yang berstatus two-way-contract. Mereka tiba di lokasi pemeriksaan tanpa meninggalkan kendaraan masing-masing. Tim medis melakukan metode cotton swab dengan mengambil sampel lewat hidung. Pemeriksaan berlangsung selama beberapa menit.

Setelah ini, Lakers akan memeriksa sisa pemain yang ada, berikut pelatih dan staf. Klub asal Los Angeles itu ingin memastikan siapa saja yang terjangkit untuk melindungi mereka. Covid-19 telah menular ke mana-mana dan perlu penanggulangan.

Sebelum ini, Lakers sempat bertanding melawan Brooklyn Nets. Empat pemain Nets, termasuk Kevin Durant, sudah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19. Klub-klub yang berhubungan dengan mereka disarankan untuk melakukan pemeriksaan.

NBA sendiri masih dalam masa penangguhan. Mereka menunda kompetisi musim 2019-2020 selama Covid-19 belum mereda. Namun, dengan semakin banyaknya pemain terjangkit virus corona, ada kemungkinan NBA dibatalkan.

Seandainya batal, Lakers akan finis di peringkat satu Wilayah Barat dengan rekor 49-14. Mereka sebenarnya menyisakan 19 pertandingan lagi. Hanya saja, tidak bisa memainkannya lantaran NBA ditunda. (GNP)

Foto: NBA

Populer

Jayson Tatum (Sebaiknya) Tidak Bermain di Gim 7
Lakers Mendominasi Rockets di Gim 6 Untuk Meraih Tiket Semifinal
Musim Pertama Kevin Durant Bersama Rockets Tidak Berjalan Sesuai Rencana
Pistons Paksa Gim 7 Setelah Bangkit Dari Ketertinggalan 24 Poin
Tripoin RJ Barrett Seret Cavaliers ke Gim 7
Nikola Jokic Bicara Tentang Masa Depannya Bersama Nuggets
Timberwolves Menyingkirkan Nuggets dari Playoff NBA 2026
Hornbills Rusak Momen Laga Kandang Terakhir Hawks
Chris Finch Bongkar Kelemahan Pertahanan Nuggets
Draymond Green Sebut Steve Kerr Menghambat Kariernya