CLS Knights Tetap Perkasa (Seri 6 IBL 2016)

| Penulis : 

Beringas! Penampilan CLS Knights Surabaya di rumah mereka sendiri GOR Kertajaya Surabaya. Berhadapan dengan Garuda Bandung, Sandy Febiyansyakh dan kawan-kawan tidak mendapat perlawanan berarti. CLS Knights menang telak 65-32.

Dua slam dunk dahsyat dari Sandy dan Jamarr Johnson membuka laga di kuarter pertama. Garuda masih mampu mengimbangi permainan agresif CLS Knights dengan tenang. Namun baru bermain kurang dari tiga menit, sang kapten Garuda Galank Gunawan harus ditarik keluar. Galank terlihat berjalan pincang. Garuda tertinggal 12-6.

Pelan tetapi pasti, CLS Knights meninggalkan Garuda. Selisih 10 poin di akhir kuarter kedua semakin lebar di dua kuarter selanjutnya. CLS Knights memanfaatkan dengan baik timpangnya kekuatan bigman kedua tim. CLS Knights dominan dengan Jamarr dan Isman Thoyib sementara Garuda hanya mengandalkan Dhiya Ulhaq. CLS Knights memasukkan 44 persen dari total poinnya dari paint area.

Buruknya akurasi Garuda menambah buruk hasil yang harus dituai tim asuhan Fictor G. Roring ini. Garuda hanya memasukkan 23 persen total tembakan mereka.

Tidak satupun pemain Garuda yang mampu mencetak poin dengan ddigit ganda. Poin terbanyak dikumpulkan Daniel Wenas dengan delapan angka. Di kubu CLS Knights, Jamarr terbanyak dengan 11 poin. Hasil ini dilengkapi dengan tambahan 15 rebound dan 3 assist.

Foto: IBL.

Populer

Lakers Tanpa Doncic dan Reaves, Beban Ada di Pundak LeBron
Jaylen Brown Mempromosikan Neemias Queta Sebagai Most Improved Player
Stephen Curry Kembali, Warriors Tidak Bisa Menghadang Rockets
Malam Bersejarah Lainnya dari Flagg Mengantarkan Mavericks Mengalahkan Lakers
Bulls Akan Memulai Proyek Membangun Kembali Di Bawah Kendali Wes Unseld Jr.
Luka Doncic Akan Menjalani Pemulihan Cedera di Eropa
Perselisihan Bucks dan Giannis Memanas, Investigasi NBA Masih Berlangsung
Setelah Luka Doncic, Lakers Juga Menepikan Austin Reaves
Nikola Jokic dan Victor Wembanyama Saling Memuji Usai Pertarungan Sengit
Bulls Memecat Arturas Karnisovas dan Marc Eversley