Kepala Pelatih Jim Boylen resmi menunjuk Tomas Satoransky sebagai garda utama di barisan starter. Pencarian Chicago Bulls terhadap posisi itu pun kini berakhir. Mereka akan mengandalkan pemain asal Republik Ceko tersebut untuk memimpin permainan.

Selama pramusim, Boylen terkesan dengan permainan Satoransky. Ia menilai Sang Garda bermain lebih efisien dari Kris Dunn. Kebetulan Dunn merupakan garda utama starter mereka sebelumnya.

Boylen percaya Satoransky adalah pilihan terbaik Bulls saat ini. Mereka ingin bermain lebih baik dari musim lalu. Satoransky adalah jawabannya.

Pada 2018-2019, Satoransky bermain untuk Washington Wizards. Ia tampil dalam 80 pertandingan dengan menjadi starter 54 kali. Satoransky mendapat tempat di barisan lima utama sebanyak itu setelah John Wall Cedera.

Dengan kesempatan itu, garda utama berusia 27 tersebut memanfaatkannya untuk membuktikan kualitas diri. Ia mencetak rata-rata 8,9 poin, 3,5 rebound, 5 asis, dan 1 steal. Persentase tembakan keseluruhannya (FG%) mencapai 48,5 persen. Efektivitas tembakan keseluruhan (eFG%) 54,5 persen. True shooting percentage 59 persen.

Bulls kemudian tertarik meminangnya. Mereka mendapatkan Satoransky lewat sistem rekrut-dan-tukar bersama Wizards. Jadilah ia mendarat di Chicago dan mendapatkan peran lebih di sana.

Sementara itu, di bawah asuhan Boylen, Dunn bergeser ke unit kedua. Sang Pelatih akan memanfaatkannya untuk fokus memperkuat pertahanan di antara para pemain cadangan. Dunn juga mesti bersaing dengan Coby White yang baru masuk tahun ini. White merupakan ruki nomor tujuh dalam NBA Draft 2019. (put)

Foto: NBA

Populer

Empat Kandidat MVP NBA 2026 Terancam Syarat Minimal 65 Gim
Deretan Rumah Mewah Pemain NBA, LeBron James Termahal
Spurs dan Pistons Jadi Favorit Untuk Tampil di Final NBA 2026
Byron Scott Tidak Yakin Lakers Bisa Juara Pada Musim Ini
Hornets Gunakan Program AI Sebelum Memilih Kon Knueppel Pada Malam Draft
LeBron James Menjagokan Jaylen Brown Sebagai MVP NBA 2026
Knicks Sulit Mendominasi, Karl-Anthony Towns Terima Kritik
Kings Akhiri Rekor Kekalahan Terburuk Dalam Sejarah Klub
Pat Riley Mengenang Era "Big Three" Miami Heat
Tiga Merek Makin Dekat Dengan Curry, Anta Salah Satunya