Musim panas 2019 menjadi musim yang di luar dugaan bagi New York Knicks. Alih-alih merekrut pemain bintang, mereka hanya mampu mendapatkan pemain biasa. Namun, Knicks tidak ingin berkecil hati. Mereka berencana untuk melawan keraguan orang-orang.

Taj Gibson, forwarda anyar Knicks, mengatakan bahwa timnya kini tengah “lapar” akan kompetisi. Ia sendiri berusaha merangkul rekan-rekannya agar bisa berjalan bersama. Mereka punya satu tujuan, yaitu membuktikan diri kalau timnya bisa bersaing dengan tim-tim lain di NBA.

“Saya bisa melihat sekarang kami punya banyak pemain yang tidak sabar yang ingin bermain dan berkompetisi," kata Gibson per New York Post. “Anda bisa tahu dari percakapan pesan teks dan latihan kami bersama. Mereka fokus. Orang-orang ingin bermain dan membuktikan bahwa semua orang salah.”

Knicks tahu sosok Gibson dalam tim ini akan sangat penting. Mereka merekrut sang veteran untuk membantu mengarahkan para pemain muda agar bisa tampil lebih baik. Bagaimanapun, saat ini Knicks memang punya pemain-pemain muda berpotensi bintang. Namun, kemampuan mereka masih belum bisa mengantarkan tim ke tempat yang lebih baik.

Knicks merekrut Gibson salah satunya untuk mendampingi Mitchell Robinson. Senter berusia 21 tahun itu merupakan salah satu pemain potensial. Ia telah membuktikannya pada 2018-2019. Robinson masuk ke jajaran elit NBA All-Rookie Second Team.

“Rencananya begitu,” kata Gibson soal mendampingi Robinson. “Saya akan mencoba membuatnya jadi lebih baik dan menantangnya dalam latihan. Sulit rasanya menembak di hadapannya. Dia merupakan penyetop bola yang hebat. Tugas saya sebagai veteran adalah mendorong dan menantang mereka setiap hari dan membuat mereka jadi lebih baik, membantu mengubah kultur dan mendorong mental juara.”

Gibson juga ingin membantu Knicks untuk memenangkan pertandingan. Tim asal New York itu sudah cukup lama sulit bersaing di NBA. Mereka gagal menembus playoff selama enam musim terakhir, sehingga orang-orang mulai meragukannya.

Kendati demikian, membuktikan diri kepada orang-orang bukanlah hal mudah. Apalagi mengingat peta persaingan yang banyak berubah. Tim-tim lawan juga tengah membenahi diri. Wilayah Timur, grup tempat Knicks bernaung, juga masih dihuni kompetitor yang kuat. Knicks perlu melewati tim-tim seperti Milwaukee Bucks, Toronto Raptors, Philadelphia 76ers, Boston Celtics, dan Indiana Pacers. (put)

Foto: New York Knicks/NBA

Populer

Sembilan Laga Berlalu, Heat Masih Terlihat Dingin
Curry Tampil Gemilang Lawan Heat Saat "Splash Bros" Kembali Bertemu
Pemain Fenomenal Lakers Robbie Avila Kembali ke Basket Kampus
Doc Rivers Mengaku Kesulitan Melatih Giannis Antetokounmpo
Lakers Kirim Bronny James dan Cameron Carr ke Tim G League
Stadium Tampil Dominan di Laga Perdana (Jawa Pos-Honda Pro Tournament 2016)
Alvin Gentry Didenda AS$15 Ribu karena Kritik Wasit
Carmelo Anthony dan Jason Kidd Dukung Luka Doncic Jadi MVP NBA Musim 2026-2027
Kebijakan IBL Terkait Pemain Naturalisasi Melanggar Konstitusi
Tim Donaghy, Wasit Skandal Pengaturan Pertandingan di NBA