Jumlah peserta Honda DBL Camp 2016 yang terseleksi semakin mengerucut. Di hari ketiga, masing-masing 24 pemain putra dan putri sudah terpilih.

Di tengah hari, seusai makan siang, para pemain putri menjalani pertandingan-pertandingan uji coba. Mereka terbagi menjadi empat tim yang saling menghadapi satu sama lain.

Para pemain putra duduk di tribun sambil istirahat dan menyaksikan. Mereka sudah menjalani sesi ini di pagi hari.

Ketika para pemain putra sedang istirahat dan menyaksikan, tiba-tiba Shane Froling, salah satu pelatih DBL Camp naik ke tribun. Ia mengumpulkan semua pemain putra.

“Siapa yang ingin berangkat ke Amerika Serikat (DBL All Star 2016)?” Tanya Shane kepada para campers.

Semua peserta camp mengangkat tangan. Shane kemudian memberikan pertanyaan lanjutan.

“Siapa di antara kalian yang mencatat materi, pola permainan atau peran masing-masing di lapangan?”

Tidak satu pun campers yang mengangkat tangan.

Shane Froling kemudian menjelaskan. Untuk lebih mudah memahami materi-materi yang diberikan para pelatih, para campers sebaiknya mencatat perannya masing-masing. Cara ini akan mempermudah mereka memahami permainan, tahu peran mereka dan disiplin menjalankannya. Mencatat membuat pemahaman kita lebih baik.

“Untuk menjadi yang terbaik, kalian harus memberikan dan melakukan yang terbaik,” tambah Shane.

Petuah Shane sepertinya tak hanya berlaku untuk mereka yang berada di lapangan basket saja.(*)

Populer

Tim 5x5 Putra Tampil di Asian Games 2026, Empat Pemain Gabung Pelatnas
Yuki Kawamura dan Rui Hachimura Bersatu di Clippers
Latihan dengan Timnas Australia, Ben Simmons Ditawari Kamp Tim NBA
Masih Tanpa Klub, Russell Westbrook Tetap Santai
Paling Cepat Jimmy Butler Kembali Sebelum Trade-Deadline
Tyler Herro Belum Mau Bahas Perpanjangan Kontrak
Austin Reaves Tak Sabar Bertemu Luka Doncic di Slovenia
Timberwolves Juga Boyong Pemain ke Benua Biru
Timnas Indonesia Targetkan Lolos Fase Grup di Asian Games 2026
Pendukung Warriors Bersabarlah! Manajemen Sudah Tetapkan Tahun Transisi