Hukuman Clippers Menguntungkan Knicks

| Penulis : 

Dalam kacamata Los Angeles Clippers, hukuman NBA sangat merugikan. Sebaliknya, justru ini sangat menguntungkan bagi Knicks. Fokus pembahasannya adalah perpanjangan kontrak Karl-Anthony Towns (KAT). Karena kini, Towns tidak punya pilihan lain, kecuali tetap di New York.

Sepanjang jeda musim, para pakar NBA berasumsi bahwa Knicks memiliki pengaruh yang kuat dalam pembicaraan perpanjangan kontrak KAT di luar sekadar pernyataan "Kami baru saja memenangkan gelar, dan dia bahagia di sini". Walau sebenarnya mereka juga punya ketakutan terhadap tim-tim yang mengincar KAT. 

Meski jumlahnya tidak banyak, namun Clippers menjadi salah satu calon tim yang mampu memberikan tawaran yang lebih besar ketimbang Knicks kepada KAT. Dan, inilah yang selama ini mengganggu pikiran manajemen Knicks. 

Tanpa adanya jalur pengembangan pemain muda tradisional, Clippers hanya memiliki Keaton Wagler, Darius Garland, dan ruang gaji sebagai fondasi utama mereka. Bahkan setelah menanggung gaji Brandon Ingram untuk musim 2027-2028 sebagai bagian dari pertukaran Kawhi Leonard,  Clippers memiliki jalur yang relatif jelas untuk mendapatkan daya belanja lebih dari 55 juta Dolar AS musim panas mendatang. 

Angka itu cukup dekat dengan proyeksi gaji maksimal KAT sebesar 61,6 juta Dolar AS untuk menarik perhatiannya. Jelas cukup dekat bagi mereka untuk menyelesaikan keseluruhan kesepakatan, dan memindahkan KAT dari New York ke Los Angeles. 

Sayangnya, menerima hukuman dari NBA membuat Clippers memiliki sedikit insentif untuk membangun kembali tim secara bertahap setelah merombak susunan pemain mereka. Saat ini mereka tidak akan lagi mengendalikan pilihan putaran pertama mereka sendiri hingga tahun 2034, dan akan memiliki sedikit kesempatan untuk melakukan draft di putaran pertama selama periode ini.

Tentu saja, New York memiliki kekuatan untuk mengakhiri spekulasi apa pun sebelum benar-benar dimulai. Kedua belah pihak tampaknya tertarik pada perpanjangan, dan konsensus yang berlaku adalah mereka akan mewujudkannya. 

Namun, dengan tekad Knicks untuk menghindari perpanjangan kontrak kedua, perhitungan potensialnya bisa menjadi rumit. Dan kerumitan dapat menyebabkan hasil yang tidak diinginkan dan tidak diharapkan, seperti KAT dan tim gagal menemukan titik temu, dan Clippers muncul sebagai ancaman nyata untuk merekrutnya pada tahun 2027.

Sekarang kita tahu bahwa Steve Ballmer dan Los Angeles Clippers akan menerima hukuman NBA karena melanggar batasan gaji dalam kesepakatan mereka dengan Kawhi Leonard, New York Knicks perlu mempercepat pembicaraan perpanjangan kontrak Karl-Anthony Towns. Jika tidak, dia bisa menjadi pemain bebas transfer musim panas mendatang, dan pada saat itu Clippers mungkin bersedia menawarkan cukup uang agar dia meninggalkan New York. (tor)

Foto: Bleacher Report

Populer

Adam Silver: Sanksi Clippers dan Kawhi Sudah Final
Wajah NBA Setelah LeBron James Versi Matt Barnes
Kawhi Leonard Berbicara untuk Pertama Kalinya Sejak Transfer ke Toronto Selesai
Danilo Gallinari Masih Kesal Gara-gara Kawhi Leonard
Pilih Pulang ke Toronto, Kawhi Leonard Tolak Pistons dan Timberwolves
Paul George Paham Ekspektasi Besar Celtics Usai Kepergian Jaylen Brown
Sophie Cunningham Bicara Sosok Ideal Pengganti Cathy Engelbert
Harga Fantastis Tim Baru NBA, Las Vegas Tembus Rp166 Triliun
Raptors Sambut Kembalinya Kawhi Leonard ke Toronto
Daftar 12 Pemain Timnas Putri Indonesia, Target Lolos Fase Grup Asian Games 2026