Jayson Tatum dan Paul George Mulai Latihan Bersama

| Penulis : 

Boston Celtics memasuki musim baru dengan wajah berbeda. Duet Jayson Tatum dan Jaylen Brown yang selama bertahun-tahun menjadi wajah utama tim telah berakhir. Kini Celtics berharap kombinasi Tatum dan Paul George bisa mempertahankan dominasi tim di liga.

Wajah baru yang sedang dipersiapkan Celtics itu mulai menunjukkan bentuknya. Tatum dan George terlihat berlatih bersama di Los Angeles sebagai persiapan menghadapi NBA 2026-2027. Dalam sesi tersebut juga tampak pemain baru lainnya yaitu Mike Conley.

George baru bergabung dengan Celtics pada Juli lalu. All-NBA enam kali itu datang ke Boston melalui pertukaran besar yang mengirim Jaylen Brown ke Philadelphia 76ers. Dalam kesepakatan itu, Celtics juga mendapatkan aset draft masa depan.

Baca juga: Celtics Beri Sinyal Mengabadikan No. 7 Jaylen Brown di Masa Mendatang

George datang setelah menjalani musim 2025-2026 dengan rata-rata 17,3 poin, 5,3 rebound, 3,6 assist, dan 1,7 steal per gim. Ia juga mencatat akurasi 39,2 persen dari tembakan tripoin pada musim ke-16 di NBA itu.

Kehadiran George di Boston diproyeksikan bukan untuk mengambil alih peran Tatum sebagai pusat serangan. George justru diharapkan menjadi pelengkap bagi sang bintang utama Celtics tersebut.

Tatum sendiri hanya tampil dalam 16 pertandingan musim lalu. Ia mengalami cedera Achilles di Playoff NBA 2025. Tatum mencatat rata-rata 21,8 poin dan 10 rebound per gim pada musim 2025-2026. Kini, setelah memasuki musim penuh persiapan, Tatum kembali menjadi tumpuan utama Boston.

Baca juga: Satu Cincin Juara Tak Mengubah Pandangan Joe Mazzulla soal Kesuksesan

Sementara itu, Celtics melakukan langkah besar di jeda musim ini. Pertukaran Brown dan George itu menyisakan kontroversi. Brown baru saja menjalani musim dengan performa terbaik kariernya dan masuk kandidat MVP.

Namun, pertukaran itu bukan semata-mata karena performa Brown di lapangan. Faktor finansial menjadi pertimbangan besar. Celtics memiliki beban finansial karena memiliki dua pemain dengan kontrak supermaksimal.

Celtics ingin mengurangi tekanan salary cap sekaligus mendapatkan fleksibilitas untuk membangun kembali kedalaman skuad. Kontrak besar Brown membuat Celtics menghadapi keterbatasan dalam mempertahankan sejumlah pemain sekaligus memperkuat roster.

Pertukaran besar tersebut tetap menyisakan tanda tanya mengenai masa depan Celtics. Tim asuhan Joe Mazzulla itu kehilangan salah satu pemain penting dalam rotasi. Sementara George juga memasuki fase akhir kariernya. (rag)

Foto: Jesse D. Garrabrant/NBA via Getty Images

Populer

Austin Reaves Pakai Nike Kobe. Ada Apa?
Anthony Davis Boleh Melepas Pelindung Mata
Nike Siap "Menghantui" Lapangan
LeBron James Debut di Kandang Philadelphia, Tapi Celtics Lebih Tangguh
Fox, Castle, dan Harper Jadi Pilihan Utama Mitch Johnson
IBL All-Indonesian Digelar Akhir Bulan Oktober di Bogor
Penghargaan Pertama Luka Doncic Sebagai Seorang Lakers
IBL 2027 Tetap Kandang-Tandang, Kurangi Jumlah Pemain Asing
Era Baru Lakers dan Tekanan Manajemen
James Harden Belum Main, Nick Nurse Bingung