Russell Westbrook ternyata tidak benar-benar kehabisan pilihan ketika memutuskan gantung sepatu. Saat pengumumannya pensiun mengguncang NBA, Westbrook masih mendapat tawaran dari Sacramento Kings dan Washington Wizards untuk bermain di NBA 2026-2027.
Westbrook mengumumkan pensiun pada Rabu (12/8) setelah menjalani 18 musim di NBA. Keputusan Westbrook itu mengejutkan karena MVP NBA 2017 itu masih mendapatkan ketertarikan dari beberapa tim NBA dan bahkan tawaran dari luar negeri.
Mengutip laporan Shams Charania dari ESPN, Kings dan Wizards disebut merupakan tim yang menunjukkan minat terhadap Westbrook. Bahkan kedua tim itu telah memberikan tawaran kepada pencetak tripel-dobel terbanyak sepanjang masa tersebut.
Baca juga: Russell Westbrook Pensiun dari NBA Setelah 18 Musim
Kings memiliki alasan kuat untuk kembali mempertimbangkan Westbrook. Kings menjadi tim terakhir pemain 27 tahun itu sebelum pensiun. Westbrook menghabiskan musim 2025-2026 dengan Kings dan masih mampu memberikan kontribusi penting.
Dalam musim terakhirnya, Westbrook bermain 64 pertandingan. Ia mencetak rata-rata 15,2 poin, 6,7 asis, dan 5,4 rebound per gim. Westbrook menutup karier dengan 109 tripel-dobel dalam 1301 pertandingan bersama tujuh tim.
Hanya saja, situasi Kings sedang dalam fase pembangunan ulang. Kings memilih Darius Acuff Jr. Ia diproyeksikan mendapat kesempatan bermain lebih besar seiring dengan fokus Kings untuk masa depan. Ini membuat peran Westbrook kemungkinan tidak akan terlalu besar.
Sementara itu, Wizards punya hubungan historis. Westbrook pernah memperkuat Wizards pada musim 2020-2021 setelah ditukar oleh Houston Rockets. Selama satu musim di Washington, Westbrook membukukan rataan 22,2 poin, 11,5 rebound, 11,7 asis, dan 1,4 steal dalam 65 pertandingan.
Baca juga: Westbrook Pensiun, Hanya Sisa Stephen Curry di Foto Lawas yang Ikonik
Situasi Wizards juga tidak jauh berbeda. Wizards baru saja memberi kontrak empat tahun senilai 212,8 juta Dolar AS kepada Trae Young. Sebelumnya Wizards mendatangkan Anthony Davis. Meski memiliki dua pemain itu, Wizards belum bisa memberikan jaminan untuk bisa bersaing musim depan.
Faktor itu kemungkinan menjadi pertimbangan Westbrook. Setelah memiliki capaian individu yang mentereng, tidak ada alasan kuat baginya untuk kembali jika situasi yang ditawarkan tidak cukup menarik.
Sehingga tawaran dua tim itu tidak mampu mengubah pendirian Westbrook. Ia memilih mengakhiri perjalanannya sebagai pemain NBA setelah meraih sembilan All-Star, sembilan All-NBA, dua kali top skor liga, dan tiga top asis, serta salah satu point guard terbaik di liga.
Westbrook juga menutup kariernya dengan sejumlah catatan historis. Ia menjadi pemain pertama sejak Oscar Robertson yang mampu mencatat rata-rata tripel-dobel dalam satu musim ketika meraih MVP pada 2017. Ia kemudian mengulangi pencapaian tersebut dalam tiga musim lainnya. (rag)
Foto: NBA