Harapan penggemar NBA untuk melihat Stephen Curry dan LeBron James bersatu akhirnya pupus. LeBron memilih ke Philadelphia 76ers. Namun, keputusan LeBron tersebut tidak membuat Curry kecewa.
Curry akhirnya buka suara setelah perpindahan LeBron ke Sixers. Dalam wawancara dengan Marcus Thompson dari The Athletic pada Sabtu (25/7), Curry mengaku sudah memahami sejak awal bahwa proses perekrutan LeBron akan berjalan rumit.
“Itulah alasan mengapa Anda tidak membayangkan apa pun sampai semuanya benar-benar terjadi. Ada begitu banyak faktor yang harus dipertimbangkan,” kata juara NBA empat kali bersama Golden State Warriors itu.
Curry memang berharap Warriors bisa mendapatkan LeBron. Tetapi organisasi juga menyiapkan berbagai rencana cadangan jika upaya merekrut LeBron gagal. Menurut Curry, bursa transfer NBA selalu dipenuhi ketidakpastian dan tidak semua target bisa terwujud.
Baca juga: LeBron Tidak Jadi ke Warriors, Curry Hanya Geleng-geleng Kepala
Sebelumnya Warriors diyakini sebagai salah satu kandidat kuat tim LeBron berikutnya bersama dengan Cavaliers, Heat, dan Sixers. Ada faktor kedekatan LeBron dengan Curry, Draymond Green, hingga pelatih Warriors Steve Kerr.
Namun, pada akhirnya LeBron memilih berlabuh ke Sixers sebagai tim terakhir di kariernya. LeBron menyepakati kontrak minimum veteran selama dua tahun. Kerja sama itu bernilai 8 juta Dolar AS dan ada opsi pemain untuk tahun terakhir.
Keputusan LeBron dipengaruhi oleh skuad Sixers yang menjanjikan dalam NBA 2026-2027. Sixers memiliki deretan pemain inti yang terjadi dari Tyrese Maxey, VJ Edgecombe, Jaylen Brown, dan Joel Embiid. LeBron melihat starter ini punya peluang besar untuk bersaing meraih gelar.
Meski gagal mendapatkan LeBron, Curry menegaskan Warriors tidak akan terus meratapi kegagalan itu. Fokus tim kini beralih untuk memaksimalkan skuad yang ada dan mencari cara lain agar kembali bersaing di papan atas Wilayah Barat.
Baca juga: Pro dan Kontra LeBron ke Sixers, Kevin Durant Pasang Badan
Tantangan Warriors kini justru datang dari kondisi pemain yang masih dihadang cedera. Ada Moses Moody yang sedang pemulihan cedera tendon patella. Jimmy Butler pemulihan cedera ACL. Curry sendiri juga musim lalu berkutat dengan cedera lutut.
Curry mengakui dua cedera tersebut mengubah seluruh perencanaan Warriors menuju musim 2026-2027. Fokus tim kini bukan lagi memikirkan pemain yang gagal didapatkan. Tetapi mencari cara agar tetap kompetitif sembari menunggu kedua pemain itu pulih.
"Hal yang paling sulit dalam situasi ini adalah ketika Jimmy cedera dan Moses juga cedera. Semua perhitungan kami langsung berubah. Bagaimana kami bisa melewati absennya mereka dan tetap bermain di level yang tinggi? Itulah realitas yang harus kami hadapi," kata Curry.
Meski demikian, pemain berusia 38 tahun itu tetap optimistis. Ia berharap Butler dan Moody dapat kembali dalam kondisi prima sehingga Warriors mampu membangun fondasi yang kuat sejak awal musim.
"Kami berharap mereka berdua kembali sehat. Jika itu terjadi, kami bisa bermain di level yang membuat kami tetap relevan dan kompetitif, lalu membangun fondasi untuk melihat sejauh mana tim ini bisa melangkah. Itulah situasi kami sekarang. Kami tidak hidup di dunia alternatif," pungkasnya. (rag)
Foto: Michael Owens/AFP