Tim Hardaway Jr. akhirnya kembali ke tempat yang memiliki ikatan emosional besar dalam hidupnya. Hardaway mencapai kesepakatan dengan untuk bergabung dengan Miami Heat. Kota tersebut merupakan tempat Hardaway tumbuh saat sang ayah, Tim Hardaway Sr., menjadi pemain Heat di era 1990 an.
Bagi Hardaway, perpindahan ini bukan hanya sekadar langkah karier. Tetapi juga merupakan momen pulang ke rumah. Kini Hardaway mendapatkan kesempatan mengenakan seragam tim yang memiliki sejarah kuat dalam keluarganya.
“Saya sudah berharap agar hari ini terjadi. Saya selalu menginginkan hari ini datang sejak saya masih kecil,” ungkap Hardaway Jr. dalam sesi perkenalan sebagai pemain Heat.
Baca juga: Tim Hardaway Tidak Izinkan Putranya Pakai No. 10 di Miami Heat
Ayahnya, Tim Hardaway Sr., merupakan salah satu legenda Heat. Ia menjadi bagian penting era kejayaan Heat dengan memperkuat tim pada 1996 hingga 2001. Heat mempensiunkan No. 10 sebagai bentuk penghormatan untuk Hardaway Sr.
Hardaway Jr. bergabung dengan Heat melalui kontrak satu tahun senilai 6,5 juta Dolar AS. Heat menjadi keenam dalam kariernya. Sebelumnya Hardaway Jr. pernah memperkuat Knicks, Mavericks, Pistons, dan Nuggets.
Heat memperkenalkan Hardaway dengan jersei No. 10 yang disertai tulisan “Jr.” di bagian belakang. Nomor tersebut sebenarnya telah terpasang di langit-langit Kaseya Center sejak 2009. Biasanya tidak ada lagi yang mengenakan nomor yang sudah dipensiunkan.
Tetapi ada pengecualian bagi Hardaway Jr. Sebab, No. 10 merupakan warisan keluarga Hardaway. Bahkan Hardaway Jr. mengenakan nomor tersebut sejak masuk sebagai No. 24 NBA Draft 2013.
Baca juga: Hanya Ada Giannis, Heat Tidak “Menampung” Keluarga Antetokounmpo
Swalnya sang ayah sempat menyatakan tidak mengizinkan Hardaway Jr. memakai No. 10 di Miami. Kemudian ada pembicaraan keluarga yang akhirnya No. 10 bisa kembali dipakai lagi pada musim mendatang.
Presiden Klub Heat Pat Riley, yang pernah melatih Hardaway Sr., mengakui bahwa situasi ini terasa unik. “Ini benar-benar sesuatu yang aneh,” ucapnya tentang kembalinya No. 10 dalam keluarga Hardaway.
Hubungan Hardaway Jr. dengan Heat bukanlah sesuatu yang baru. Ia tumbuh besar di kota tersebut ketika ayahnya menjadi bintang Heat. Saat masih kecil, ia sering bermain di arena latihan Heat ketika sang ayah bertanding atau menghabiskan waktu di ruang keluarga pemain.
Kedatangan Hardaway Jr. menjadi bagian dari strategi Heat memperkuat tim setelah mendapatkan Giannis Antetokounmpo. Heat butuh pemain yang mampu memberikan ruang bagi para bintangnya.
Hardaway Jr. mencatat performa terbaik dalam kariernya dari sisi tembakan tiga angka musim lalu. Ia membuat 224 tembakan tripoin dengan akurasi hampir 41 persen dengan rata-rata 13,5 poin per gim. (rag)
Foto: Carline Jean/South Florida Sun Sentinel