Persaingan Chet Holmgren dan Victor Wembanyama kembali memanas di Final Wilayah Barat 2026. Oklahoma City Thunder kalah dramatis 115-122 melalui dua kali overtime melawan San Antonio Spurs. Analis NBA Kendrick Perkins secara terbuka mengkritik performa Holmgren yang dinilai kalah jauh dari Wemby.
Wemby mendominasi pertandingan di Paycom Center, Oklahoma City pada Senin (18/5) itu melalui dobel-dobel 41 poin dan 24 rebound plus 3 blok dan 3 asis. Sedangkan Holmgren hanya mampu meraih 8 poin, 8 rebound, dan 2 blok.
Statistik itu menjadi sorotan lantaran kedunya sering disebut sebagai rivalitas masa depan liga. Persaingan Wemby dan Holmgren sudah terjadi sejak FIBA U19 World Cup 2021. Holmgren menang dan menjadi MVP saat Amerika Serikat menang 83-81 dari Prancis.
Baca juga: Lihat Shai Mengangkat Trofi MVP, Wemby Pun Menjadi-jadi
Berlanjut ke NBA setelah Wemby menjadi top draft tahun 2023. Kemudian Wemby meraih gelar individu di Rookie of the Year 2024 dan Defensive Player of the Year 2026 di mana Holmgren juga menjadi finalis.
Persaingan mereka semakin memanas dengan pertemuan Spurs dan Thunder di Final Wilayah Barat 2026. Sayangnya, seperti yang disebut oleh Perkins dalam tayangan SportsCenter, Holmgren seperti menghindari duel langsung dengan Wemby di Gim 1.
“Bisakah Chet berusaha? Itu yang pertama. Bisakah dia mencoba? Karena saya melihat dia menghindari pertempuran malam ini. Saya melihat Chet menjaga pemain lain di perimeter. Saya tidak terlalu sering melihatnya beraksi satu lawan satu menjaga Wemby. Dia tahu perseteruan itu sudah terjadi sejak masa sekola mereka,” ucap Perkins.
Baca juga: Oklahoma City Thunder Masih Tertolong Alex Caruso di Gim 1
Perkins menuturkan bahwa Holmgren belum menunjukkan mentalitas kompetitif menghadapi Wemby. Sementara Wemby bermain dengan motivasi pribadi setiap kali bertemu Thunder. Holmgren belum membalas dengan intensitas yang sama.
Apalagi Wemby semakin termotivasi di Gim 1 setelah melihat Shai Gilgeous-Alexander menerima trofi MVP NBA 2026. Dalam perebutan trofi Michael Jordan itu, Wemby harus puas di posisi ketiga karena hanya memperoleh lima suara dan berada di bawah Nikola Jokic.
“Chet Holmgren harus menganggap ini sebagai masalah pribadi. Terutama dalam sisi pertahanan permainan basket. Dia harus menunjukkan mengapa dia merupakan finalis Defensive Player of the Year. Malam ini dia akan kesulitan tidur,” lanjut mantan pemain Boston Celtics tersebut.
Terlepas dari kritikan Perkins, Holmgren masih memiliki satu momen penting di Gim 1. Ia melakukan blok krusial terhadap Wemby di akhir waktu normal. Thunder memaksa Spurs ke OT1 setelah kedudukan imbang 108-108. Tapi secara keseluruhan, pengaruhnya tetap kalah besar dibanding Wemby. (rag)
Foto: Alex Slitz/AFP