LeBron James mengatakan bahwa Los Angeles Lakers telah menghabiskan hari-hari mereka menjelang seri putaran pertama melawan Houston Rockets dengan melakukan persis apa yang seharusnya dilakukan oleh tim playoff. Mereka harus memaksimalkan semua potensi pemain, karena Luka Doncic dan Austin Reaves bakal absen.
Bahkan di musim ke-23-nya, LeBron mengatakan babak playoff masih menghadirkan urgensi yang sama. Menurutnya, ini adalah bola basket yang kompetitif, jadi setiap kali menghadapi pertandingan-pertandingan penting, pasti jauh lebih berarti.
"Kami harus fokus," kata LeBron, pada hari Kamis (16/4) waktu AS saat latihan, dan menambahkan bahwa Lakers, "telah menjalani beberapa hari yang sangat baik dalam beberapa hari terakhir dan masih memiliki satu hari lagi sebelum Gim 1 pada hari Sabtu (waktu AS)."
Bagi LeBron, perbedaan terbesar antara musim reguler dan babak playoff adalah detailnya. "Tidak ada yang berubah bagi saya dari musim reguler ke babak playoff selain fokus yang lebih tinggi," katanya. "Satu-satunya hal yang berubah di babak playoff adalah Anda tahu bahwa Anda akan bermain melawan tim yang sama setidaknya empat kali."
Lakers akan menghadapi tim Houston yang dipimpin oleh Kevin Durant dan Alperen Sengun, dan LeBron menegaskan bahwa dia tidak menganggap pertandingan itu sebagai tantangan satu orang saja.
"KD, maksud saya, saya rasa terakhir kali kami berada di Houston, saya sudah memberi tahu Anda betapa hebatnya dia sejak dia mulai bermain basket," terang LeBron. "Jelas kami tahu itu jadwal yang berat, tetapi Houston Rockets memiliki beberapa pemain yang sangat bagus di tim mereka. Kami harus mempersiapkan diri tidak hanya untuk dia (Kevin Durant), tetapi untuk seluruh tim. Mereka memiliki beberapa pemain yang sangat bagus di lapangan. Dan kita harus siap untuk semua itu, mulai dari KD hingga Sengun hingga si kembar Thompson, Jabari Smith, Sheppard."
Sementara itu, Lakers menghabiskan enam bulan membangun dan bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan membuat gebrakan di babak playoff. Kemudian, semua harapan dan rencana Los Angeles runtuh selama satu kuarter di Oklahoma City awal bulan ini.
Luka Doncic bergerak menuju ring Thunder, tetapi tiba-tiba berhenti dan melompat keluar lapangan dengan hati-hati karena cedera hamstring. Austin Reaves sudah terlihat tidak nyaman, sesekali memegangi otot oblique di sisi tubuhnya, dan dia juga meninggalkan lapangan beberapa menit kemudian.
Begitu saja, musim Lakers yang sebelumnya berada di jalur peningkatan yang stabil tiba-tiba mengalami penurunan drastis yang hingga kini belum berakhir.
Los Angeles akan bermain tanpa duet garda inti mereka saat menjamu Houston Rockets dalam pertandingan pembuka babak pertama playoff pada Sabtu malam, dan Lakers yang menempati unggulan keempat belum mengatakan kapan Doncic atau Reaves dapat kembali mengenakan seragam, atau bahkan apakah mereka akan kembali sama sekali.
Semua orang menyadari bahwa Lakers bisa hancur tanpa dua pencetak poin terbanyak mereka, termasuk sang juara pencetak poin NBA itu sendiri. Bahkan kehadiran LeBron James yang tak lekang oleh waktu pun tampaknya tidak cukup untuk mengangkat pemain pendukung Lakers di atas lima tim elit lainnya di Wilayah Barat.
"Saya yakin semua orang ingin bermain melawan kami," kata pelatih Lakers, JJ Redick, pekan lalu, sebelum Rockets dipastikan menjadi lawan mereka.
Namun, Lakers belum siap menyerah begitu saja pada apa yang tampak seperti musim semi yang menjanjikan dua minggu lalu. Hingga malam yang mengerikan di Oklahoma City, mereka tampak mencapai puncak performa dengan jadwal yang ideal, memenangkan 16 dari 18 pertandingan sebelumnya untuk melesat ke posisi ketiga di Wilayah Barat. (tor)
Foto: Facebook @losangeleslakers