Dewa United Banten telah menyelesaikan perjalanan mereka di Windows 2 Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026, yang berlangsung di Arena Larkin Indoor Stadium, Johor Bahru, Malaysia. Tim asuhan Agusti Julbe Bosch tersebut terpaksa menelan satu kekalahan dari dua pertandingan. Namun mereka masih tetap berada di puncak klasemen sementara Grup A.
Dewa United harus memainkan dua pertandingan berturut-turut. Dimulai dengan menghadapi Hi-Tech Basketball Club pada hari Rabu (15/4). Dewa United bisa mengatasi perlawanan sengit Hi-Tech dengan skor 99-94 melalui babak tambahan waktu.
Troy Gillenwater mencetak 35 poin dan 7 rebound, sementara Joshua Ibarra menyumbang 24 poin dan 19 rebound. Duet tangguh ini memberikan stabilitas di babak tambahan waktu untuk menyelamatkan tim mereka dari kekalahan memalukan.
Seluruh 14 poin juara bertahan IBL di babak perpanjangan waktu berasal dari keduanya, saat mereka memastikan untuk menghindari bencana setelah melihat tim mereka menyia-nyiakan keunggulan sebesar 23 poin, yang mereka bangun selama kuarter ketiga.
Pada akhirnya, klub bola Indonesia itu mencatatkan kemenangan ketiga mereka dalam tiga pertandingan, sehingga mempertahankan posisi puncak Grup A setelah memberikan kekalahan kedua bagi perwakilan BTL dalam tiga pertandingan.
"Saya rasa kami menunjukkan karakter," puji pelatih kepala Agustin Julbe, setelah anak buahnya berhasil mengalahkan tim yang sama yang mereka kalahkan di pertandingan pembuka musim. "Kami menunjukkan kebanggaan. Dan kami bermain jauh lebih baik untuk mengakhiri pertandingan."
Selanjutnya, pada Kamis malam (16/4), Dewa United harus menghadapi tuan rumah Johor Southern Tigers. Johor menunjukkan ketenangan yang lebih baik untuk mengalahkan Dewa United yang sebelumnya tak terkalahkan, dengan skor 90-87, untuk meraih kemenangan pertama mereka di BCL Asia-East 2026.
Southern Tigers sebenarnya kehilangan keunggulan awal 19 poin dan bahkan tertinggal selama kuarter keempat, tetapi tim secara kolektif memulihkan keadaan sebelum mengalahkan tim tamu di akhir pertandingan untuk mengakhiri rentetan tanpa kemenangan.
"Kami memiliki jadwal yang berat di IBL dengan banyak pertandingan beruntun, jadi kami seharusnya sudah terbiasa dengan itu," ujar kepala pelatih Dewa United, Agusti Julbe, ketika ditanya seberapa besar kelelahan berperan dalam kekalahan pertama mereka musim ini.
"Tentu saja, pertandingan kemarin memengaruhi performa kami. Tetapi kami tidak bisa menjadikannya alasan karena kami harus siap menghadapi hal itu," tambah pelatih asal Spanyol tersebut, yang timnya kalah dan kini berada di puncak Grup A dengan skor 3-1.
Hasil laga terakhir Grup A antara Hi-Tech Basketball Club melawan Johor Southern Tigers tidak akan berpengaruh pada Dewa United. Sebab, Dewa United masih unggul dengan tiga kemenangan dari mereka.
Dewa United kini akan menantikan laga di Bangkok pada tanggal 30 April hingga 2 Mei. Sementara itu mereka akan menjalani tiga pertandingan di IBL 2026, yaitu melawan Hangtuah Jakarta (19/4), RANS Simba Bogor (20/4), dan Rajawali Medan (26/4). (tor)
Foto: fiba.basketball