Michael Jordan mundur dari kompetisi basket lebih dari dua dekade yang lalu. Tapi Jordan kembali aktif berkompetisi dalam beberapa tahun terakhir. Jordan terjun di dunia balap mobil sebagai pemilik tim. Hasrat kompetitif Jordan yang tinggi membuatnya terus berada di ranah persaingan meski sudah berkepala enam.
Jordan melakukan wawancara eksklusif dengan Gayle King dari CBS Sunday Morning. Perlu waktu 10 tahun bagi Jordan hingga akhirnya mau menerima wawancara tersebut. Terjadi setelah tim NASCAR milik Jordan, 23XI, dengan pembalap Tyler Reddick memenangkan Daytona 500 2026.
Dalam wawancara di Phoenix Raceway, Arizona. Wawancara itu berfokus pada peran Jordan sebagai pemilik tim dan kehidupannya setelah NBA. Jordan sebenarnya ingin hidup tenang setelah pensiun. Tapi ada satu hal yang membuatnya tidak bisa melakukannya.
Baca juga: Michael Jordan Akhirnya Ikut Bicara Soal Perdebatan GOAT
“Saya merasa dikutuk. Saya dikutuk dengan gen kompetitif ini sehingga apa pun yang saya lakukan selalu dilihat dari sudut pandang kompetitif. Dalam beberapa hal, itu membuat saya tetap muda. Membuat saya berpikir positif secara agresif. Membantu saya memahami segala sesuatu yang saya geluti dan terhubung dengan saya,” kata juara NBA enam kali dengan Chicago Bulls tersebut.
Jordan terjun di NASCAR sejak 2020. Tim 23XI resmi memulai kompetisi di NASCAR Cup Series 2021. Setelah melalui berbagai kesulitan, 23XI meraih kesuksesan dengan meraih empat kemenangan dari tujuh kali start.
Baca juga: Nike Pernah Berniat Menutup Jordan Brand Saat MJ Pensiun
His Airness menuturkan bahwa ia selalu ingin bersaing bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Jordan membawanya ke tingkat profesional dengan menyalurkan energinya tersebut melalui tim 23XI.
“Saya harus mandi dan masuk ke kamar mandi sebelum istri saya agar dia tidak memperlambat waktu saya. Saya bisa sampai ke lapangan golf tepat waktu. Saya harus mengantar anak-anak. Saya punya banyak hal lain yang harus dilakukan,” kata pria 63 tahun itu.
Sebelum menjadi pemilik tim NASCAR, Jordan pernah memiliki saham mayoritas Charlotte Hornets. Jordan menjualnya kepada Gabe Plotkin dan Daniel Sundheim pada 2019 dan transaksi selesai pada 2023 dengan nilai 3 miliar Dolar AS. Jordan masih memiliki saham minoritas Hornets. (rag)
Foto: NASCAR