Tony Bennett Jadi Penasihat Draft NBA Untuk Lakers

| Penulis : 

Los Angeles Lakers tampaknya menyiapkan rencana untuk membangun kembali timnya, sendainya musim depan LeBron James pensiun. Sebagai langkah awal Lakers menunjuk Tony Bennett sebagai penasihat NBA Draft untuk Presiden Operasi Bola Basket dan Manajer Umum Rob Pelinka.

Bennett, penerima penghargaan pelatih nasional terbaik tiga kali (2018, 2015, 2007), terakhir menjabat sebagai kepala pelatih di Universitas Virginia dari tahun 2009-2024. Ia mencatatkan rekor musim reguler 364-136 (72,8 persen), termasuk rekor 189-82 (69,7 persen) di ACC. Bennett memimpin Cavaliers meraih gelar juara NCAA 2019, menjadi mantan pemain NBA keempat yang memenangkan gelar NCAA sebagai kepala pelatih. 

"Kami sangat gembira dan merasa terhormat menyambut Tony sebagai penasihat departemen operasional bola basket Lakers," kata Pelinka. 

Sebagai pelatih dengan rekor kemenangan terbanyak sepanjang masa dalam program ini, Bennett memimpin UVA meraih 12 musim dengan lebih dari 20 kemenangan sebelum pensiun. Di bawah kepemimpinannya, Virginia meraih enam gelar juara musim reguler ACC dan dua gelar juara turnamen konferensi. 

Bennett menjadi pelatih ketiga dalam sejarah yang dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik ACC sebanyak empat kali (2019, 2018, 2015, 2014), bergabung dengan Dean Smith dan Mike Krzyzewski.

"Ketika saya dan Rob mulai berbicara, hal yang paling menonjol bagi saya adalah kesempatan untuk membantu organisasi yang memiliki sejarah panjang seperti itu," kata Bennett. "Lakers memiliki tradisi yang berbicara sendiri, jadi bisa terhubung dengannya dan membantu Rob serta Lakers dengan cara apa pun yang saya bisa adalah hal yang menggembirakan."

Sebelum memulai karier kepelatihannya, Bennett bermain selama empat musim profesional, termasuk tiga musim di NBA bersama Charlotte Hornets (1992-1995). Pria kelahiran Wisconsin ini terpilih di urutan ke-35 pada putaran kedua Draft NBA 1992 setelah berkarier selama empat tahun di Universitas Wisconsin - Green Bay (1988-1992), di mana ia bermain di bawah bimbingan ayahnya, Dick Bennett.

"Saat kami menyempurnakan dan membangun proses draft dan pencarian bakat NBA kami, kami tidak dapat memikirkan sosok yang lebih ahli dalam bola basket selain Tony Bennett untuk dijadikan sumber daya. Tony akan menjadi aset yang luar biasa bagi kepemimpinan bola basket kami, bagi para pencari bakat kami, dan bagi departemen draft kami secara keseluruhan. Kami benar-benar antusias," puji Pelinka. (tor)

Foto: CBS Sports

Populer

Luka Doncic Menyesal Nekat Bermain, Akhirnya Absen di Playoff 2026
LeBron James Bersinar Dalam Debut Pramusim Bersama Philadelphia 76ers
Kota Los Angeles Beri Penghormatan untuk Russell Westbrook
Tripel-dobel Alperen Sengun Memuaskan Penggemar NBA di Venetian Arena Makau
Setelah Juara dan MVP NBA, Shai Gilgeous-Alexander Beli Saham Atletico Madrid
Joel Embiid Bantah Rumor Dimarahi LeBron James
A’ja Wilson Raih MVP WNBA 2026, Cetak Sejarah yang Sulit Ditandingi
Spurs Mengawali Laga dengan Kuat Namun Kalah dari Hawks
IBL Mengundi Grup All Indonesian 2026 Tanpa Tangerang Hawks
IBL 2027 Tetap Kandang-Tandang, Kurangi Jumlah Pemain Asing