Chris Paul Ungkap Awal Keretakan Hingga Perpisahan Dengan Clippers

| Penulis : 

Chris Paul mengakhiri kiprahnya sebagai pemain NBA. Setelah resmi gantung sepatu, pemain berjuluk The Point God itu buka suara tentang momen singkat dan perpisahan getir dengan Los Angeles Clippers.

CP3 muncul dalam acara 7PM in Brooklyn yang dipandu oleh Carmelo Anthony. Dalam acara tersebut, CP3 berbicara jujur tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi menjelang musim terakhirnya di Clippers.

Sebelum musim kompetisi dimulai, CP3 telah menyatakan bahwa Clippers akan menjadi tim terakhirnya. CP3 kembali ke Clippers setelah sembilan musim. CP3 bermain untuk Clippers pada 2011-2017.

Baca juga: Donovan Mitchell Tak Tega Melihat Akhir Karier Chris Paul

“Saat saya bergabung dengan Clippers, saya berbicara dengan Kawhi (Leonard) hampir setiap minggu. Jika saya seburuk itu, mengapa saya berbicara dengan Kawhi? Saya menghubungi T-Lue dan berkata, saya ingin mengakhiri karier saya di sini,” ucap CP3.

“Awal musim ini, Lawrence Frank mengirimkan saya sebuah artikel tentang betapa hebatnya kepemimpinan saya. Saya sangat berterima kasih. Bisa dilihat betapa emosionalnya saya ketika kembali. Saya tahu ini menjadi musim terakhir dan saya bisa bermain di depan keluarga saya,” lanjutnya.

Tapi semua tidak berjalan sesuai harapan. Clippers memulai awal yang buruk dan tidak lagi memiliki harapan pada musim ini. Sesuatu yang tidak diinginkan CP3 dalam momen penutupannya di NBA.

Baca juga: Chris Paul Ditukar ke Raptors dalam Kesepakatan Tiga Tim NBA

Berita mengejutkan terjadi pada 3 Desember 2025. Sehari sebelum laga kandang melawan Atlanta Hawks. Clippers “memulangkan” CP3. Berbagai laporan menyebutkan bahwa CP3 berselisih. Ini terkait sikap CP3 yang dinilai terlalu vokal mengkritisi tim di ruang ganti.

“Saya sedang berusaha memahaminya, mencoba mencari tahu bagaimana hal itu bisa terjadi. Saya percaya komunikasi. Selama kamp pelatihan, saya mengobrol dengan salah satu rekan dan begitu saya ke ruang makan, seseorang mengatakan bahwa mereka tidak ingin saya memberi nasihat kepada pemain,” kata CP3.

“Jadi saya bilang kepada mereka, ‘Anda adalah asisten pelatih saya, saya mengenal Anda.’ Tetapi yang terjadi hanya saling berbalas argumen saja,” imbuh All-Star 12 kali tersebut.

Tidak ada kepastian nasib CP3 selama dua bulan. Di sisi lain, CP3 tetap berharap bisa melalui musim terakhir dengan baik. CP3 menetapkan batas. Jika sampai NBA All-Star 2026 tidak dapat tim, ia berhenti.

Clippers mengirim CP3 ke Toronto Raptors, yang juga melibatkan Brooklyn Nets, menjelang batas perdagangan. Raptor melepas CP3 pada 13 Februari 2026. Setelahnya CP3 mengumumkan pensiun dan menutup karier 21 musim. (rag)

Foto: NBA

Populer

Anthony Davis Tetap Jadi Prioritas Wizards Meski Deandre Ayton Bergabung
Wizards Kembalikan Duet Patrick Ewing dan Steve Clifford
Darryn Peterson Menguncang Summer League dengan Mencetak 28 Poin
Curry Brand dan Li-Ning Luncurkan Logo Baru, UA "Jual Rugi" Curry 13
Generasi Jalen, Nama yang Mendominasi NBA Saat Ini
Gordon Hayward Bela Brad Stevens Di Tengah Tekanan Penggemar Celtics
NBA dan NBPA Akhirnya Sepakat dengan CBA yang Baru
Lakers Bongkar Roster, Austin Reaves Paling Tua di Usia 28 Tahun
Patrick Ewing Terima Tawaran Wizards Sebagai Asisten Peltaih
Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas