Satria Muda Pertamina Bandung lolos untuk kali pertama ke Final IBL All-Indonesian. Kepastian ini mereka dapatkan setelah kenang 86-58 atas Hangtuah Jakarta, Selasa (26/8). Satria Muda juga menjaga rekor tak terkalahkan sepanjang IBL All-Indonesian 2025. 

Satria Muda hanya sempat ketinggalan di situasi (2-0). Itupun setelah kedua tim tak mampu mencetak angka di tiga menit pertama laga. Setelahnya, Satria Muda tak terbendung untuk selalu di depan Hangtuah. 

Memanfaatkan banyaknya turnover Hangtuah (7) di kuarter pertama, Satria Muda mendapatkan 11 poin. Keuntungan ini pula yang membawa Satria Muda unggul dua digit angka menuju kuarter kedua. Situasi tak banyak berubah untuk 10 menit kedua. 

Satria Muda terus menekan Hangtuah, menyulitkan tembakan-tembakan mereka. Sebaliknya Hangtuah kesulitan menemukan akurasi mereka. Pada akhir laga, Hangtuah hanya memasukkan 2/21 tripoin (9 persen), berbanding jauh dengan Satria Muda yang mencapai 42 persen (14/33). 

Abraham Grahita tampil mematikan dengan 24 poin dan 4 rebound dari 8/13 tembakan. Abraham bermain tidak sampai 19 menit. Yudha menyusul dengan 17 poin dari 5/10 tembakan. Yudha bermain 19 menit. Kedua pemain ini mengomunikasikan 10 dari 14 tripoin masuk Satria Muda (masing-masing 5). Widyanta Teja melengkapi daftar melalui 10 poin, 4 asis, plus 3 steal. 

"Kami belajar banyak dari gim Hangtuah melawan Pelita Jaya. Mereka memang memiliki banyak skema dalam bertahan dan kami sudah tahu harus melakukan apa untuk menghadapinya," terang Youbel Sondakh, kepala pelatih Satria Muda. "Kami berharap ini akan menjadi langkah pertama yang bagus untuk kami mewakili Bandung di basket profesional Indonesia," imbuhnya. 

Untuk Hangtuah, hanya ada satu pemain yang mencetak angka dua digit. Pemain tersebut adalah Fisyaiful Amir dengan 20 poin dan 6 rebound. Fisyaiful bermain hampir 27 menit dan memasukkan 9/15 tembakan. Hangtuah mengakhiri perjalanan dengan total tiga kali kalah dari enam laga. 

Satria Muda akan menanti pemenang antara Pelita Jaya Jakarta dan Dewa United Banten di semifinal. (DRMK)

Foto: IBL

Populer

Komentar Shai Gilgeous-Alexander Usai Thunder Kalah Telak di Gim 4
Spurs Bangkit di Gim 4 Setelah Gregg Popovich Ngamuk di Ruang Ganti
Tidak Masuk All-NBA Musim Ini, Rekor 21 Tahun LeBron James Terputus
Masuk All-NBA Second Team Lagi, Jaylen Brown Tetap Bersyukur
Olympiacos Juara EuroLeague Setelah 13 Tahun, Evan Fournier Jadi MVP Final Four
Spurs Tingkatkan Pertahanan Untuk Menyamakan Kedudukan Dengan Thunder
SGA dan Wembanyama Memimpin All-NBA Tahun Ini
Donovan Mitchell Tidak Kaget Rocket Arena Dikuasai Penggemar Knicks
Cavaliers Hanya Punya Satu Peluang, James Harden Menolak Menyerah
Ditukar Sixers di Tengah Musim, Sekarang Jared McCain Malah Bersyukur