Indiana Fever begitu optimis setelah mendapatkan Caitlin Clark sebagai top draft pada 2024. Tetapi Clark dihantam cedera yang membuat penampilannya terbatas pada musim ini. Hal itu juga turut mempengaruhi pencapaian Fever di WNBA 2025.

Pemain dari University of Iowa mengawali cedera paha di awal musim. Tepatnya saat gim keempat Fever pada akhir Mei lalu. Pada saat itu Fever mengumumkan Clark akan menepi selama dua minggu. Clark melewatkan lima gim.

Clark kembali bermain pada 14 Juni 2025 melawan New York Liberty dan membukukan 32 poin. Tepi absen lagi dalam lima gim termasuk melewatkan Final Commissioner’s Cup 2025 melawan Minnesota Lynx.

Baca juga: Indiana Fever Juara WNBA Commissioner’s Cup 2025

Setelah itu, Clark hanya bermain empat gim dan menepi hingga saat ini. Clark terakhir bermain pada 16 Juli lalu. Ia baru bermain 13 gim selama musim reguler WNBA 2025 dengan rata-rata 16,5 poin.

Pelatih Fever Stephani White sebenarnya berharap Clark bisa kembali sebelum playoff. Tetap daripada itu, kesehatan Rookie of the Year 2024 itu yang lebih utama. “Hal yang paling penting adalah memastikan Caitlin (sehat) 100 persen,” kata White.

Baca juga: A'ja Wilson Catat Malam Bersejarah 30-20 dalam kemenangan Aces atas Sun

Pemulihan Clark cenderung lambat. Berbeda saat awal musim dimana Clark bisa bermain lebih awal. Tetapi hal tersebut disinyalir justru memperparah kondisinya. Clark sebenarnya sudah kembali ke lapangan dan berlatih penuh. Tapi belum bergabung latihan dengan tim.

Di sisi lain, Fever juga sedang pusing. Selain Clark, ada Sophie Cunningham, Aari McDonald, dan Sydney Colson yang mengalami cedera. Fever tidak tergoda untuk memaksa Clark kembali meski sedang dilanda cedera pemain lain.

Baca juga: Connecticut Sun Terjual, Boston Bisa Punya Tim WNBA pada 2027

Fever berkutat di posisi keenam klasemen sementara WNBA 2025. Waralaba tersebut memperoleh 19-16. Kemarin Fever meraih kemenangan pertamanya dalam tiga gim. Fever mengalahkan Connecticut Sun 99-93 melalui tambahan waktu.

Fever menyisakan sembilan gim di musim reguler. Termasuk empat gim kandang di Gainbridge Fieldhouse, Indianapolis. Posisi Fever juga belum aman dengan Golden State Valkyries, Seattle Storm, Los Angeles Sparks, dan Washington Mystics. Sementar Lynx menjadi tim pertama yang memastikan diri ke playoff.

Musim pertama Clark dengan Fever juga tidak berakhir memuaskan. Fever menjadi unggulan keenam dengan rekor kemenangan 50 persen dari 40 gim. Perjalanan mereka hanya sampai ronde pertama usai kalah 2-0 dari Sun. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Pembalasan Dennis Schroder Dengan Menyingkirkan Pistons di Playoff
Musim Pertama Campus League Digelar! Sistem Baru Masa Depan Atlet Mahasiswa
Juara Basket Campus League Akan Berlaga di Kompetisi Asia
Donovan Mitchell Akhirnya Merasakan Final Wilayah Setelah 9 Musim di NBA
Cara Shai Gilgeous-Alexander Merayakan Keberhasilan Meraih MVP Kedua
Final Wilayah Dimulai! Empat Tim Bertarung Merebut Trofi Larry O’Brien
Hasil Voting MVP NBA 2026 yang Mengejutkan
Kabar Bahagia Untuk Penggemar James Harden
Gambaran Tim Inti Warriors Diungkap Oleh Mike Dunleavy Jr.
Resmi! SGA Terpilih Sebagai MVP NBA 2025-2026