"Setelah tendon Achilles saya robek, saya merasakannya dan saya duduk di lantai. Saya meraihnya, lalu berguling dan duduk. Dan pikiran pertama yang terlintas dalam pikiran saya adalah, 'Saya akan segera pulih dari cedera tendon Achilles,'" ujar Damian Lillard kepada semua yang hadir dalam konferensi pers perkenalannya bersama tim Portland Trail Blazers. "Itu benar-benar pikiran pertama saya, (sumpah demi anak-anak saya)."

Damian Lillard terdengar begitu kuat saat berbicara tentang "pertempuran mental" saat mengalami cedera tersebut, saat konferensi pers pertamanya bersama Trail Blazers. Dia mengutarakan pendapatnya tentang pola pikirnya setelah mengalami robekan tendon Achilles yang mengakhiri musimnya selama babak playoff 2025.

Menurut Lillard, dia tidak pernah sekalipun meragukan kemampuannya untuk bangkit dari cedera, yang memiliki reputasi dapat mengubah karier pemain menjadi lebih buruk.

Mantan pemain Milwaukee Buck itu mengatakan bahwa, saat itu, rasanya, "semua orang lebih kasihan kepada saya daripada saya. Saya sampai disuruh menangis oleh terapis fisik dan sebagainya. Saya tidak menangis. Bahkan ketika saya sendirian, saya tidak menangis. Dan itu bukan soal (kebanggaan) dan pikiran saya langsung tertuju pada 'Saya harus berjuang untuk sesuatu.'"

Perubahan perspektif itu ternyata menjadi momen krusial. Karena sekarang yang terpenting adalah mempelajari lebih lanjut tentang cedera tersebut, serta berbicara dengan atlet seperti Aaron Rodgers, Kevin Durant, dan Rudy Gay, yang semuanya menderita tetapi pulih dari cedera Achilles.

Meski begitu, "Saya tidak pernah merasa kasihan atau hal-hal semacam itu," tambah Lillard. "Jujur saja, tanpa cedera apa pun. Tapi yang ini saya tahu mungkin yang terbesar dalam karier saya, dan, seperti yang Anda katakan, ini pertarungan mental. Tapi saya tidak kehilangannya."

Baca juga: Damian Lillard Lebih Tenang Saat Pulang ke Portland

Meskipun cedera dan dilepas dari Bucks awal bulan ini, Lillard tampaknya telah mempersiapkan diri untuk meraih kesuksesan di Portland, tempat ia telah setuju untuk bermain di sisa karier NBA-nya. Meskipun pemain berusia 35 tahun itu mungkin akan absen sebagian besar, jika tidak semuanya, musim depan saat menjalani rehabilitasi, ia diharapkan kembali beraksi pada tahun 2026, dan Rip City akan menyambutnya dengan tangan terbuka. (tor)

Foto: Blazer's Edge

Populer

11 Juni Ditetapkan Sebagai Hari Apresiasi OG Anunoby
NBA: Blok Anunoby Terhadap Tembakan Fox Sah
Kegagalan De'Aaron Fox Picu Reaksi Keras
3-1! Knicks Cetak Comeback Terbesar Dalam Sejarah Final NBA
Saga Ballooners Bangun Kekuatan Baru Dengan Masukkan Derrick Michael Xzavierro
Fans Knicks Rusuh! Wembanyama Dilempar Telur, NYPD Tangkap Puluhan Orang
OG Anunoby Pahlawan Knicks
Dewa United Menelan Kekalahan Kedua, Pelita Jaya Semakin Dekat ke Final
Isu Positif dan Negatif Terkait Kemitraan Stephen Curry dan Li-Ning
Satria Muda Merana, Hornbills Raih Kemenangan Kedua