Celtcis Memperbaharui Tim untuk Hindari Second Apron

| Penulis : 

Boston Celtics melakukan perombakan besar menjelang musim 2025-2026. Tetapi Presiden Operasi sekaligus Manajer Umum Celtics Brad Stevens menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk menghindari second apron. Ia menepis sebutan membangun kembali tim karena merasa Celtics tetap bisa bersaing di musim mendatang.

“Kami sudah lama tahu bahwa keputusan sulit akan datang. Second apron adalah alasan pertukaran itu terjadi. Saya pikir itu sudah cukup jelas. Penalti itu sangat nyata. Jadi, itu bagian dari keputusan untuk terus maju dan mempertahankan segalanya, serta melanjutkan dua tahun terakhir,” kata Stevens dalam jumpa pers pada Selasa (8/7) waktu setempat.

Celtics tidak akan tampil dengan kekuatan inti seperti saat mereka memenangkan NBA 2024. Celtics telah menukar Kristaps Porzingis dan Jrue Holiday. Al Horford juga berpotensi lepas dalam free agency.

Hanya Jaylen Brown yang tersedia dalam kondisi cukup sehat mengingat ia juga baru saja menjalani operasi lutut dalam skala kecil. Sementara Jayson Tatum kemungkinan absen sepanjang tahun karena cedera Achilles.

Baca juga: Second Apron dan Pembongkaran Boston Celtics

Mempertahankan roster juga bukan langkah realistis bagi Celtics mengingat kondisi Tatum tidak mungkin bisa 100 persen pada musim 2025-2026. Celtics bisa memperoleh total tagihan gaji dan luxury tax lebih dari 550 juta Dolar AS musim depan jika mempertahankan tim tersebutl.

Sebagai tim yang melebihi second apron, Celtics akan kesulitan mengutak-atik roster. Tidak hanya membayar denda lebih. Tim yang terkena aturan second apron itu nanti dikenakan penalti tambahan yang membatasi mereka merekrut atau memperdagangkan pemain.

Melihat hasil 2024-2025 memang tidak sepadan untuk Celtics. Upaya mereka mempertahankan gelar kandas di semifinal setelah tunduk dari New York Knicks dalam enam gim. Tidak lain karena Tatum cedera dalam seri tersebut. Tanpa Tatum, Celtics akan goyah di musim mendatang.

Tetapi Stevens menilai bahwa saat ini Celtics tidak sedang membangun ulang tim. Ia lebih memilih menggunakan frasa “memperbaharui” karena mereka masih memiliki beberapa pemain yang cukup bisa diandalkan.

“Harapan saya selalu saya, bersaing mati-matian untuk memenangkan pertandingan demi pertandingan. Itu akan selalu menjadi tujuan kami dan cara kami melangkah maju,” kata pria 48 tahun itu.

“Kami punya beberapa pemain baru, mengambil pemain tambahan, tetapi kami percaya pada pemain yang sudah ada dalam tim ini berharap bisa merekrut pemain lain untuk bekerja sama menciptakan pemain yang solid.” (rag)

Foto: Getty Image

Populer

Berkat Luka Doncic, Lakers Bisa Menahan Clippers
Darius Garland Sudah Punya Firasat Akan Ditukar Oleh Cavaliers
Akhirnya Yang Hansen Bertemu Nikola Jokic
Malam Bersejarah Kon Knueppel Dirusak Cavaliers
Cade Cunningham Percaya Diri Bersaing Meraih MVP NBA 2026
Trae Young dan Anthony Davis Tidak Akan Kembali Dalam Waktu Dekat
Setelah LaVine dan Sabonis, De'Andre Hunter Juga Absen Hingga Akhir Musim
Lakers Kekuatan Penuh Lawan Clippers
Jason Kidd Prioritaskan Kesehatan Jangka Panjang Kyrie Irving
Hantam Dewa United, Akhir Paruh Musim yang Manis untuk Satria Muda!