Prawira Bandung kembali ke jalur kemenangan usai takluk dari Dewa United di pekan sebelumnya. Yudha Saputera dkk unggul atas Bima Perkasa Jogja 82-53 di GOR Pancasila UGM.

Prawira baru menguasai laga di awal kuarter kedua. Mereka menang sangat nyaman dengan terus memperlebar jarak di babak berikutnya. Kemenangan prawira tersebut sangat berbeda dari pertemuan pada 12 Januari lalu dengan keunggulan hanya 72-67 atas Bima Perkasa.

Dalam pertemuan kedua di IBL 2025, Prawira bahkan menahan Bima Perkasa yang hanya mencetak sembilan poin di kuarter keempat. Dominasi Prawira datang dari 28/68 tembakan. Tim asuhan David Singleton itu tidak meleset dalam 17 tembakan gratis.

Brandis Ross dobel-dobel melalui 19 poin, 10 asis, dan 7 rebound untuk Prawira. Sebanyak 12 poin dibukukan di paruh pertama. Ross bermain selama 32 menit dengan 6/11 tembakan termasuk 3 tripoin tepat sasaran.

Dobel-dobel juga diraih oleh Nobertas Giga dengan 19 poin dan 13 rebound yang datang dari 8/13 tembakan. Setara dengan akurasi 61 persen dan terbaik dari starter Prawira. Giga hanya melewatkan dua tembakan dari paint area.

Yudha Saputera memperoleh 50 persen dari 12 tembakan. Yudha bermain efektif dengan membukukan 17 poin, 5 asis, dan 2 steal. DeVaughn Washington sedang kurang akurat dengan 2/11 tembakan tapi dia menyumbang 10 dari total 53 rebound Prawira.

Bima Perkasa hanya bertumpu pada Corey Raley-Ross, yang merupakan saudara dari Brandis Ross. Corey menjadi tulang punggung Bima Perkasa dengan 22 poin, 6 rebound, dan 3 asis melalui 8/17 tembakan.

Prawira (9-6) bertahan di papan tengah dengan dengan 24 poin. Bima Perkasa (2-15) telah menelan enam kekalahan beruntun dan berada diurutan dua terbawah klasemen. Kedua tim akan bertanding lagi pada 10 Mei setelah jeda IBL All-Star 2025. (rag)

Foto: IBL

Populer

Hanya Ada Giannis, Heat Tidak “Menampung” Keluarga Antetokounmpo
LaMelo Ball Merapat ke Minnesota, Anthony Edwards Ikut Gembira
Belum Ada Tawaran Kontrak Baru dari Lakers, Situasi LeBron Masih Abu-abu
Warriors Yakin Jadi Tujuan LeBron Jika Tinggalkan Lakers
Memahami Pertukaran LaMelo Ball
Isaiah Hartenstein Bertahan di Oklahoma City Thunder Hingga 2029
LaVar Ball Digugat Kontraktor Lapangan Basket Karena Berhutang
Boston Celtics Rilis Roster Kamp Pelatihan 2024
Dampak Pertukaran LaMelo Ball dan Naz Reid pada Wolves dan Hornets
Janji Stephen Curry kepada Yaxel Lendeborg