Oklahoma City Thunder mengakuisisi Gordon Hayward, yang sering cedera, dari Charlotte Hornets dengan imbalan Tre Mann, Davis Bertans, Vasilije Micic, dan draft pick putaran kedua pada tahun 2024 dan 2025. Kenapa Thunder merelakan begitu banyak pemain untuk Hayward? Padahal dia tidak bermain 22 pertandingan terakhir Hornets karena cedera betis. 

Hornets baru-baru ini memasukkan Hayward sebagai pemain yang dipertanyakan, bukan pemain cedera. Namun dia belum pernah bermain sejak 26 Desember 2023. Hornets mengikat Hayward dengan kontrak empat tahun senilai 120 juta dolar Amerika pada tahun 2020 dengan harapan dia akan membantu mereka menjadi tim playoff yang konsisten. Namun hal itu tidak terjadi karena Hornets sedang menuju musim kedelapan berturut-turut tanpa playoff, yang merupakan penurunan prestasi terpanjang saat ini di NBA. 

Cedera yang dialami Hayward turut berkontribusi terhadap hal tersebut. Dia telah melewatkan 43 persen pertandingan Charlotte Hornets, dengan rincian 128 pertandingan yang tidak dimainkan dari 296 laga Hornets sejak kedatangannya, termasuk setengah dari pertandingan musim ini. Rekor Hornets sekarang adalah 10-40. Hayward berada di tahun terakhir dari kontraknya, dan tidak pernah memainkan lebih dari 50 pertandingan dalam satu musim.

Jika sehat, Hayward akan memberikan Thunder pilihan serbaguna di sayap pada tim. Mantan pemain All-Star tersebut mencetak rata-rata 14,5 poin, 4,7 rebound, 4,6 asis dan 1,1 steal sambil menembakkan 46,8 persen dari lapangan, serta 36,1 persen tripoin dalam 25 pertandingan musim ini. Jika Hayward bisa kembali pulih dari cedera betis kirinya, ia bisa membantu Thunder. 

Keputusan Thunder mengakuisisi Hayward memang menuai kontroversi. Tetapi kesepakatan ini merupakan akuisisi berbiaya rendah untuk Thunder, yang berpisah dengan tiga pemainnya yang bermain yang kurang berkontribusi bagi mereka. Mann mencetak rata-rata 3,8 poin dalam 9,2 menit per gim dalam 13 penampilan musim ini. Bertans mencetak rata-rata 2,9 poin dalam 6,1 menit per gim dalam 15 penampilan. Micic mencetak rata-rata 3,3 poin dan 2,5 asis dalam 12 menit per gim selama 30 penampilan. Sehingga Thunder mencoba mengurangi beban gaji dengan melepas pemain-pemain yang kurang potensial. (*)

Foto: Charlotte Observer

Populer

Indonesia Jumpa Korea Selatan di Perempat Final Asian Games 2026
Dua Dekade Kevin Durant di NBA, Masih Ingin Bersaing di Usia 38
Janji Luka Doncic untuk Penggemar Lakers
Kawhi Perpanjang Kontrak, Lanjutkan Kisah Juara NBA 2019 dengan Raptors
Curry Rilis Kolaborasi dengan Wade Sembari Menunggu Sepatu Khas dari Li-Ning
Ime Udoka Tak Mau Rockets Gugur Lagi di Ronde Pertama
Indonesia Tidak Gentar Hadapi Rekor Sempurna Korea Selatan
Wizards Bisa Jadi Kuda Hitam Terbesar NBA Musim Depan
Kisah di Balik Tradisi Bagi-bagi Sepatu Giannis Antetokounmpo
Korea Selatan Hentikan Langkah Indonesia di Asian Games 2026