Diskors hingga pemberitahuan lebih lanjut, pemain Golden State Warriors Draymond Green menunjukkan mentalitas positif untuk mengatasi kekhawatirannya. Green setuju, atas permintaan NBA, untuk mengatasi permasalahannya sendiri. Setelah kesalahan terakhirnya pada Jusuf Nurkic, dia kini memulai program konseling agar dia bisa kembali berkompetisi.

Ketika dihadapkan pada sanksi ini, pemain berusia 33 tahun itu menunjukkan itikad baik. Dia juga menerima permintaan liga, menurut Joe Dumars selaku epala operasi bola basket NBA. "Dia (Draymond Green) sangat menerima gagasan itu. Dia tidak menentang gagasan itu. Dan, dia menyadari bahwa itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Dia tidak memberontak sama sekali. Kami tidak ingin fokus pada sebuah angka skorsing. Semua orang fokus pada jumlah pertandingan yang ditangguhkan, padalah yang terpenting adalah mengatakan kepadanya, 'Draymond, istirahatlah, lakukan hal yang benar. Mintalah bantuan dan jadilah diri sendiri lagi," kata Joe Dumars. 

Dengan skorsingnya yang tidak terbatas, NBA memberi izin Draymond Green untuk tetap berlatih dengan tim Golden State Warriors. Green telah memulai program konselingnya, salah satu persyaratan yang harus ia penuhi untuk kembali ke lapangan. Proses ini akan berlangsung setidaknya selama tiga minggu, namun belum ada konfirmasi apakah ini akan menjadi total durasi hukuman.

Informasi bahwa Green dapat berlatih bersama tim pada awalnya tidak jelas. Namun, jurnalis Chris Haynes, dari saluran TNT dan situs Bleacher Report, mempublikasikan kabar tersebut. "Tampaknya Warriors akan mendapat izin dari NBA agar dia terus berlatih bersama tim. Bahkan dalam masa skorsing ini, dia akan bisa mengikuti latihan tim," tandas Haynes.

Berbeda dengan apa yang disampaikan Haynes, justru manajer Warriors Mike Dunleavy tidak setuju kalau Green ikut latihan. Dia akan tetap menjalani masa rehabilitasi, dan menjauhkan diri dari rekan-rekannya sampai program konseling tersebut dianggap berhasil. "Kami pikir hal yang paling sehat adalah dia berada di sini bersama kami. Tapi, mungkin tidak setiap hari, karena akan sangat bergantung pada keputusan yang akan disepakati dengan pihak liga," jelasnya. 

Jika dia kembali setelah tiga minggu (sesudah program konseling), maka Green akan melewatkan 12 pertandingan bersama Warriors. Namun itu hal yang terbaik bagi Green agar dirinya menyadari kesalahannya. Seperti halnya Ja Morant , NBA ingin meluangkan waktu untuk mendukung Draymond Green. Dan, oleh karena itu, pemain Warriors tersebut tampaknya sudah siap mendapatkan bantuan untuk mengatasi masalah mentalnya, agar bisa kembali ke lapangan. (*)

Foto: Greenwich Time

Populer

Jadi Musuh Baru di New York, Wemby: Belum Selevel Trae Young
Isu Positif dan Negatif Terkait Kemitraan Stephen Curry dan Li-Ning
LeBron James Ungkap Momen yang Akan Membuatnya Meninggalkan NBA
Rumor Celtics, Kepergian Nikola Vucevic dan Peluang Reuni dengan Al Horford
Kiprah Quin Snyder Menjanjikan, Hawks Beri Kontrak Jangka Panjang
NBA Akui Wasit Melewatkan Pelanggawan Wembanyama Terhadap Brunson
Spurs Membungkam Kebisingan Penggemar Knicks di MSG
Jadwal Final NBA 2026, Spurs vs Knicks Mengulang Sejarah
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star