Persaingan di Grup F semakin memanas! Tanjung Verde sebagai perwakilan Afrika berhasil mencuri kemenangan 81-75 atas wakil Amerika, Venezuela, Senin (28/8). Ini jadi kemenangan pertama Tanjung Verde di Piala Dunia 2023. Perlu diketahui, Tanjung Verde juga adalah salah satu tim debutan di Piala Dunia kali ini. 

Setelah tertinggal 10 poin di paruh pertama, Tanjung Verde bangkit di paruh kedua. Usai memangkas ketinggalan menjadi tujuh poin di kuarter tiga, Tanjung Verde makin panas di kuarter empat dengan laju (22-9) dan memastikan kemenangan.

Betinho Gimes menjadi insiator kemenangan Tanjung Verde dengan 22 poin dari 6/11 tembakan, termasuk di dalamnya 5/7 tripoin. Will Tavares menyusul dengan 20 poin. Ivan Almeida membantu dengan 18 poin dan 6 rebound. Mantan pemain NBA, Edy Tavares, hanya menyumbang 6 poin tapi membantu tim dengan 14 rebound, 3 asis, 3 steal, dan 2 blok. 

"Saya masih tidak bisa berkata-kata. Saya seolah masih dalam mimpi. Ini adalah kemenangan yang sangat besar untuk kami dan negara kami. Ini juga bisa disebut sebagai pernyataan dari kami, meski kami negara kecil kami punya mentalitas baja dan siap bertarung di persaingan dunia," ujar Will Tavares usai gim.

"Ini benr-benar perjalanan panjang untuk kami. Saat pandemi covid-19 berlangsung, kami sempat terkena virus itu juga. Kami hanya bermain dengan enam pemain di Kamerun. Melihat sekarang, kami bisa meraih kemenangan, ini benar-benar luar biasa," imbuhnya. 

David Cubillan adalah pemimpin Venezuela. Bermain 20 menit, ia membukukan 15 poin dan 4 rebound, Jhornan Zamora menambahkan 14 poin sedangkan Garly Sojo 13 poin plus 7 rebound. Perbedaan terbesar kedua tim adalah point in the paint di mana Tanjung Verde membuat 28 poin, dua kali lipat lebih banyak dari Venezuela. 

"Di kuarter tiga adalah kunci kekalahan kami hari ini. Kami memulai kuarter tiga terlalu santai dan itu mematikan kami. Lebih buruk lagi, kami kehilangan dua pemain karena cedera. Kami tidak bisa memenangkan gim ini dan jelas ini sangat mengecewakan kami," terang Fernando Duro, kepala pelatih Venezuela. 

Hasil ini membuat Tanjung Verde kini punya rekor (1-1). Venezuela masih nirkemenangan dari dua gim. Laga lain di Grup F mempertemukan Georgia dan Slovenia yang sama-sama meraih kemenangan di laga perdana mereka. (DRMK)

Foto: FIBA

Populer

Dewa United Menelan Kekalahan Kedua, Pelita Jaya Semakin Dekat ke Final
Kegagalan De'Aaron Fox Picu Reaksi Keras
OG Anunoby Pahlawan Knicks
3-1! Knicks Cetak Comeback Terbesar Dalam Sejarah Final NBA
Australia Raih Kemenangan Pertama atas Amerika Serikat Sepanjang Sejarah
NBA Pakai Bola Wilson Mulai Musim 2021-2022
Rajko Toroman Calon Pelatih Timnas Basket Putra Indonesia, Selain Brian Rowsom
Jeanie Buss dan Rob Pelinka Terbang ke Polandia untuk Dukung Luka Doncic
Peresmian Patung Kobe Bryant, Lakers Gunakan Jersey Black Mamba Lawan Nuggets
Tyrese Haliburton Hanya Kena Teguran Karena Selebrasi Kontroversial