Bintang muda Memphis Grizzlies sudah melewatkan satu pertandingan, dari total hukuman larangan bermain dua laga. Pada pertandingan hari Minggu (6/3) waktu Amerika Serikat, Grizzlies kalah 129-135 atas LA Clippers. Namun yang menari, di akhir laga, kepala pelatih Tylor Jenkins mengatakan kalau Morant bisa absen lebih dari dua pertandingan. 

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa Morant dituntut atas insiden di mana dia diduga meninju seorang anak laki-laki berusia 17 tahun, puluhan kali. Moran juga dituduh menodongkan pistol ke arah pemuda tersebut. Meski pada akhinya tuduhan soal pistol tersebut di bantah. Kemudian, Morant dan teman-temannya terlibat keributan dengan petugas keamanan di pusat perbelanjaan daerah Memphis. 

Selama musim ini, Morant dan kawan-kawannya juga terlibat dalam perilaku kontroversial dengan anggota rombongan perjalanan tim Indiana Pacers. Tapi yang membuatnya langsung dihukum adalah Morant tampak menodongkan senjata selama siaran langsung Instagram saat berada di klub malam. Itu dianggap tindakan melewati batas. Tim Grizzlies dan NBA memberikan hukuman larang bertanding dua kali. 

Pertandingan Grizzlies kontra Clippers, merupakan laga pertama kali tanpa Morant, setelah hukuman dijatuhkan. Usai laga, kepala pelatih Tyler Jenkins belum bisa memastikan kapan Ja Morant dibebaskan dari skorsing. "Tidak ada waktu yang pasti," katanya, dikutip dari CBS Sports. "Maksud saya, kami telah mengatakan bahwa setidaknya akan ada hukuman dua pertandingan. Tapi ini, maksud saya, akan menjadi proses yang panjang. Jadi saya tidak bisa berkomentar mengenai jadwal pastinya dia (Ja Morant) akan kembali bermain."

NBA sedang menyelidiki posting media sosial, dan liga berkonsultasi dengan Grizzlies, namun tim juga tidak boleh terpengaruh. Pelatih Jenkins berharap kasus ini tidak mengganggu stabilitas tim. Morant juga merilis pernyataan resmi yang disampaikan oleh manajemen Grizzlies. 

"Saya bertanggung jawab penuh atas tindakan saya. Saya minta maaf kepada keluarga, rekan tim, pelatih, penggemar, mitra, kota Memphis, dan seluruh organisasi karena telah mengecewakan Anda. Saya akan meluangkan waktu untuk mendapatkan bantuan dan berusaha mempelajari metode yang lebih baik untuk mengatasi stres."

Jadi dengan pernyataan di atas, menurut Morant, dia melakukan kegiatan tersebut hanya untuk mengilangkan stres. Padahal kenyataaannya, setiap insiden yang dilakukan Morant dan orang-orang yang dekat dengannya, manajemen tim Grizzlies, rekan satu timnya, agennya selalu membelanya di depan umum. Bahkan manajemen kabarnya telah mengambil langkah untuk berbicara dengan pemainnya secara pribadi. Namun, insiden senjata di akhir pekan menimbulkan reaksi yang lebih keras dari tim. (*)

Foto: Beale Street Bears

Populer

Jadi Musuh Baru di New York, Wemby: Belum Selevel Trae Young
Isu Positif dan Negatif Terkait Kemitraan Stephen Curry dan Li-Ning
LeBron James Ungkap Momen yang Akan Membuatnya Meninggalkan NBA
Kiprah Quin Snyder Menjanjikan, Hawks Beri Kontrak Jangka Panjang
Rumor Celtics, Kepergian Nikola Vucevic dan Peluang Reuni dengan Al Horford
NBA Akui Wasit Melewatkan Pelanggawan Wembanyama Terhadap Brunson
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Spurs Membungkam Kebisingan Penggemar Knicks di MSG
Laga Tak Seimbang antara Sinlui Melawan IPH (Sinlui Unggul 1 'Pemain' di Final Putra Honda DBL East Java North 2016)