Amartha Hangtuah menutup musim reguler sebagai peringkat ketujuh usai mengalahkan NSH Mountain Gold Timika dengan skor akhir 74-63, Selasa 30 Maret 2022. 

Gim berjalan dengan beberapa pergantian momentum. Namun, Hangtuah berhasil membuat NSH tak pernah berlari jauh saat merebut keunggulan. Keunggulan terbesar NSH adalah dua poin. 

Laquavius Cotton yang di gim sebelumnya menjadi penentu kemenangan Hangtuah atas Prawira hari ini kembali jadi tumpuan. Cotton mencetak dobel-dobel 29 poin dan 13 rebound selama 23 menit bermain. 

Ini jadi 20+ poin keenam Cotton di musim ini. Tiga diantaranya datang di lima gim terakhir. Untuk dobel-dobel, pemain yang akrab disapa Q ini total membukukan empat dobel-dobel. 

Fisyaiful Amir solid dengan 14 poin, 4 rebound, dan 3 asis. Stevan Neno menambahkan 11 poin, sedangkan Anton Waters yang hari ini tampil dari bangku cadangan mencetak 10 poin plus 7 rebound. 

"Kami sennag bisa menutup musim dengan kemenangan," terang A.F. Rinaldo, Kepala Pelatih Hangtuah. "Ini musim yang tidak mudah. Kami banyak naik-turun namun kami bersyukur bisa lolos ke playoff. Kami akan coba belajar dari kekurangan kami untuk playoff nanti."

Hanya ada dua pemain NSH yang mencetak dua digit angka. Shavar Newkirk jadi top skor tim dengan 20 poin dan 6 rebound. Ruslan membantu melalui 10 poin plus 6 rebound.

Rekor akhir Hangtuah adalah (12-10). Ini adalah peningkatan yang luar biasa mengingat Hangtuah musim lalu hanya memiliki rekor (2-14). 

Bagi NSH, musim reguler belum berakhir. NSH akan menjalani gim terakhir mereka esok hari melawan Prawira Bandung. Rekor NSH sekarang adalah (14-7). (DRMK)

Foto: Hariyanto 

Populer

LeBron James Bocorkan Proyek Dokumenter Kariernya
Clippers Rekrut Pemain Tertinggi dan Terpendek di NBA Sekaligus
Yuki Kawamura dan Rui Hachimura Bersatu di Clippers
Tim 5x5 Putra Tampil di Asian Games 2026, Empat Pemain Gabung Pelatnas
Ingin Fokus ke Miami Heat, Timnas Yunani Tanpa Giannis di Kualifikasi
Menghindari Lingkaran Setan Basket Indonesia
Milos Pejic di Tengah Angin Ribut Skuad Muda Indonesia
Arah dan Langkah Timnas Putra Indonesia yang Semakin Membingungkan
Masih Tanpa Klub, Russell Westbrook Tetap Santai
Mengukur Target Realistis untuk Timnas Indonesia Melawan Australia