Los Angeles Lakers bekuk Portland Trail Blazers 99-94, Rabu, 2 Februari 2022, waktu setempat. Sempat unggul dua digit di kuarter pertama, Lakers kehilangan keunggulan mereka di dua kuarter selanjutnya. Baru di kuarter penutup Lakers kembali bangkit.

Adalah Anthony Davis memimpin kebangkitan Lakers dengan mencetak 19 poin dan 7 rebound di kuarter empat saja. Tanpa LeBron James, Davis menjadi opsi utama serangan Lakers. Davis menutup gim dengan 30 poin, 15 rebound, dan 3 blok. 

Carmelo Anthony juga produktif dari bangku cadangan dengan 24 poin plus 8 rebound. Melo memasukkan 5/6 tripoin (83 persen). Avery Bradley menambahkan 11 poin, Dwight Howard 10 poin dan 7 rebound, sedangkan Russell Westbrook nyaris tripel-dobel dengan 9 poin, 10 rebound, dan 13 asis. 

Ini adalah gim kandang perdana Lakers setelah enam gim sebelumnya bertindak sebagai tamu. Di enam gim itu, Lakers hanya meraih dua kemenangan.

Lakers pun masih tanpa LeBron James di gim ini. LeBron sudah absen di empat gim Lakers. Selama LeBron absen, ini adalah kemenangan perdana mereka.

Lakers duduk di peringkat sembilan klasemen sementara Wilayah Barat dengan rekor (25-27). Blazers ada tepat di bawah Lakers dengan rekor (21-31). 

Blazers akan kembali ke Portland untuk memainkan lima gim kandang beruntun. Terdekat, mereka akan melawan Oklahoma City Thunder, lusa. Lakers esok sudah bermain lagi. Berhadapan dengan Clippers di tempat yang sama, Lakers akan bertindak sebagai tamu. (DRMK)

Foto: NBA

Populer

Strategi Besar Lakers di Balik Pertukaran Deandre Ayton ke Wizards
Chris Paul Ungkap Penyebab Tim Super Kerap Gagal Juara NBA
Alasan Bucks Meminta Kasparas Jakucionis Dalam Skema Pertukaran Giannis
Cavaliers Umumkan Perekrutan Mario Hezonja Secara Resmi
Devin Booker Masih Layak Dapat Sorotan
Keputusan KAT Dapat Menentukan Masa Depan Keuangan Knicks
Undian Asian Games 2026, Tantangan Berat Timnas 3x3 Indonesia di Fase Grup
Cade Cunningham Sempat Merayu Austin Reaves untuk Gabung Pistons
Pacers Kembali ke Abad 20 Untuk Seragam Baru Mereka
Steve Kerr Tidak Pernah Yakin Warriors Bisa Mendapatkan LeBron