Minnesota Timberwolves menang 112-110 dari New York Knicks di Madison Square Garden, Selasa, 18 Januari 2022, waktu setempat. Layup bertenaga Karl-Anthony Towns di sisa 29 detik laga adalah tembakan masuk terkahir di gim ini. 

Layup itu berujung foul oleh Julius Randle. Satu tembakan gratis dieksekusi dengan baik oleh Towns. Satu penguasaan bola selanjutnya, berganti Randle mendapatkan dua tembakan gratis. Sayangnya, hanya satu yang menemui sasaran. Gim ditutup oleh satu dari dua tembakan gratis Patrick Beverley.

Towns menutup gim dengan 20 poin, 5 rebound, dan 3 asis. Pemain yang akrab disapa KAT ini memasukkan 6/12 tembakan (50 persen). Anthony Edwards jadi top skor Timberwolves dengan 21 poin hasil dari 8/17 tembakan (47 persen). 

D'Angelo Russell pun menyusul dengan 17 poin dan 4 asis. DLo memasukkan 4/8 tripoin. Dari bangku cadangan, Jaylen Nowell produktif dengan 14 poin yang 11 diantaranya datang di kuarter empat. Meski tak mencetak dua digit poin, Patrick Beverley solid dengan 7 poin, 5 rebound, 6 asis, 3 steal, dan 1 blok. 

Hasil ini membuat Timberwolves kini memiliki rekor (22-22), seimbang dengan Lakers untuk peringkat tujuh klasemen sementara Wilayah Barat. Sebaliknya untuk Knicks, ini jadi kekalahan kedua beruntun mereka. Knicks tertahan di peringkat 11 klasemen sementara Wilayah Timur.

Timberwolves akan kembali bermain esok. Mereka melanjutkan perjalanan ke Atlanta Hawks. Knicks baru bermain lusa. Masih di Madison Square Garden, mereka akan menjamu New Orleans Pelicans. (DRMK)

Foto: NBA

Populer

Skenario Gagal, LeBron James Ogah Main Posisi Lima Lagi
Luka Doncic Enggan Disebut Pahlawan Kemenangan Lakers
Knicks Menelan 0-3, Awal Buruk Juara Bertahan dalam 14 Tahun
Pistons Buat 76ers Tersungkur
Al-Maruf Singkirkan SMAN 70, Final DBL Jakarta 2026 Punya Wajah Baru
52 Poin! Luka Doncic Menyala di Kandang Jazz
Jalen Williams Keluar Pakai Tandu, Thunder Dibayangi Kekhawatiran
Playoff DBL Jakarta 2026 Membara! Pangudi Luhur Singkirkan Juara Bertahan
Alarm Bahaya Berbunyi di Miami
SMAN 71 Jakarta Cetak Sejarah, Jubillee Tak Terbendung ke Final Four