Klub Hangtuah bergerak cepat. Setelah dipastikan tak lagi bersama Rastafari Horongbala, Hangtuah menjatuhkan pilihan kepala pelatih baru mereka kepada Antonius Fery Rinaldo. Kepastian ini diumumkan melalui Instagram resmi Hangtuah, Minggu, 11 Juli 2021.

Hangtuah akan menjadi klub kelima yang menempatkan pria yang akrab disapa Inal ini sebagai kepala pelatih. Sebelumnya, Inal tercatat pernah melatih Garuda Bandung (sekarang Prawira), Pelita Jaya, Aspac, dan terakhir NSH Mountain Gold Timika.

Bersama NSH musim lalu, Inal menghadapi perjalanan berat. Dihuni banyak pemain muda, NSH hanya berhasil meraih rekor (4-12). Namun, rekor itu masih lebih baik dari Hangtuah yang hanya mencatat dua kemenangan.

"Ada beberapa tim yang menawari saya untuk bergabung, tapi saya memutuskan untuk merapat ke Hangtuah," terang Inal kepada kami. "Ada kesamaan visi utamanya pada pengembangan para pemain antara saya dengan manajemen Hangtuah. Ini jadi alasan utama saya memilih Hangtuah untuk musim depan," pungkasnya.

Hangtuah sendiri memiliki materi pemain yang cukup menarik. Sebelum gelaran IBL terakhir, Hangtuah selalu menjadi kuda hitam. Barisan pemain mungil menjadi andalan mereka dengan sistem permainan cepat mengandalkan tembakan jarak jauh. Sayangnya, Inal nanti sudah dipastikan tak akan menangani Abraham Wenas yang sebelumnya sudah diumumkan pergi dari Hangtuah.

Melalui pengumuman Instagram itu pula Hangtuah mengabarkan bahwa Inal akan memulai latihan pada 1 Agustus 2021. Hangtuah sendiri hanya memiliki empat pemain yang berstatus restricted free agent. Mereka adalah Sevly Rondonuwu, Oki Wira Sanjaya, Firman Yohanes, dan Riggs Ronsumbre. Sisanya, pemain-pemain seperti Fisyaiful Amir, Amaludin Ragol, Stevan Neno, hingga Kelly Purwanto masih memiliki kontrak. 

Foto: IBL

Populer

Mavericks Membantah Ada Kesalahan Pemeriksaan Cedera Austin Reaves
Phoenix Suns Tidak Lagi Dipandang Sebagai Ancaman Menjelang Playoff
Lakers Melorot ke Posisi Empat Setelah Kalah Tiga Kali Beruntun
Jayson Tatum Mangaku Trauma Bermain di Madison Square Garden
Bermain Bersama Membangkitkan Memori Lama Stephen dan Seth Curry
Spurs Belum Memutuskan Status Wemby Melawan Portland Trail Blazers
Ruang Ganti Bucks Tidak Kondusif, Nasib Doc Rivers Tidak Menentu
Nike Membuat Sistem Otentikasi Digital untuk Menghentikan Peredaran Sepatu Palsu
Memaksa Tampil 15 Menit, Wemby Nyaris Kehilangan Satu Gim Penting
Jiwa Kompetitif Terus Hidup, Michael Jordan Merasa Kena “Kutukan”