LeBron James angkat bicara soal protes yang dilakukan para pelatih NBA. Ini menyangkut aturan NBA yang melarang pelatih mengundang keluarganya ke "gelembung" NBA. Bintang Los Angeles Lakers itu mengatakan bahwa NBA sudah membuat aturan "konyol".

"Saya malu dengan kamu, NBA," kata LeBron James.

Reaksi James tersebut dipicu oleh protes yang dilakukan oleh kepala pelatih Denver Nuggets Mike Malon yang menyebut liga pilih kasih. NBA memberi izin keluarga pemain boleh dibawa ke "gelembung" di Orlando. Bahkan wasit punya opsi untuk mendatangkan satu anggota keluarga. Tetap para pelatih justru dilarang. Padahal mereka juga sangat merindukan keluarganya.

Baca Juga: Pelatih NBA Protes, Ingin Bawa Keluarga Masuk "Gelembung"

"Ini hari ke-60," kata Malone, yang sangat merindukan dua putrinya. "Alasan mengapa saya mengungkit hal itu adalah karena para pemain memiliki keluarga mereka di sini, yang pantas mereka dapatkan, yang merupakan hal yang benar untuk dilakukan. Wasit diperbolehkan membawa satu tamu, hal ini bagus untuk wasit. Para pelatih, para pelatih tidak diperbolehkan membawa siapapun."

Sebelum kemenangan di Gim 2 Semifinal Wilayah Barat hari ini, LeBron James mengatakan bahwa NBA harus segera mengubah aturan tersebut. Tidak usah menunggu hingga Final Wilayah. James meminta agar para pelatih diberi opsi untuk mendatangkan keluarga mereka.

Sebab, saat ini semua pemain sudah bisa melepaskan beban mental yang selama ini membelenggu mereka. Bayangkan bagaimana dengan beban para pelatih di NBA. Pelatih harus memikirkan strategi bermain di lapangan, memimpin latihan, dan harus berpisah jauh dari keluarga tanpa ada opsi mendatangkan mereka ke "gelembung" NBA.

"Ini aturan yang 'konyol' dari liga. Seharusnya para pelatih juga punya hak yang sama dengan kami," kata James, seperti dikutip dari bleacherreport.

Tetapi pihak NBA melalui juru bicaranya bersikeras bahwa keluarga para pelatih bisa didatangkan setelah kompetisi masuk ke babak Final Wilayah. Alasannya, semua staf liga, staf tim, termasuk wasit belum ada yang menggunakan hak istimewa untuk mendatangkan tamu.

"Kami berharap dapat menambah anggota keluarga untuk peserta lain yang dimulai dengan Final Wilayah. Kami sadar akan kesulitan luar biasa yang diberlakukan oleh pembatasan ini dan berharap hal itu tidak perlu dibesar-besarkan, demi kesehatan dan keselamatan semua orang yang terlibat," kata juru bicara NBA. (tor)

Foto: Lakers

Populer

Skenario Gagal, LeBron James Ogah Main Posisi Lima Lagi
Alarm Bahaya Berbunyi di Miami
Skenario Terburuk Cedera Bahu Cooper Flagg
52 Poin! Luka Doncic Menyala di Kandang Jazz
Austin Reaves Pakai Nike Kobe. Ada Apa?
Devin Booker dan Suns Beri Kekalahan Ketiga Bagi Warriors di Awal Musim
Jalen Williams Keluar Pakai Tandu, Thunder Dibayangi Kekhawatiran
SMAN 71 Jakarta Cetak Sejarah, Jubillee Tak Terbendung ke Final Four
Jamal Murray Cetak 42 Poin Dalam Kemenangan Overtime Nuggets Atas Pelicans
Pistons Buat 76ers Tersungkur