NBA dan NBPA akhirnya membatalkan rencana pembuatan "gelembung" kedua untuk delapan tim yang tidak ikut lanjutan NBA di Orlando. Rencana ini akhirnya digantikan dengan latihan bersama. Tim-tim tersebut dibolehkan membuka tempat latihan dengan pengawasan ketat dari liga.

NBA dan NBPA mengumumkan keputusan tersebut pada hari Selasa, 18 Agustus waktu setempat. Mereka dan delapan tim bersepakat tidak akan membuat acara bersama-sama, tetapi akan berlatih bersama di tempat masing-masing. Rencananya, latihan bersama ini berlangsung pada 14 September hingga 6 Oktober 2020.

Program tersebut dibuat dengan dua fase. Fase pertama di periode 14 hingga 20 September dengan kegiatan latihan individu yang dimulai dengan pengujian Covid-19 untuk semua pemaian dan staf. Semua tim akan membuat fasilitas seperti "gelembung" NBA, mulai dari tempat tinggal pemain dan staf hingga fasilitas latihan. Selama kegiatan tersebut berlangsung, pemain dan staf tidak boleh meninggalkan area terbatas itu.

Fase kedua berlangsung 21 September hingga 6 Oktober 2020. Kali ini kegiatan kelompok sudah boleh dilakukan, seperti latihan bersama hingga gim uji coba. Tapi tetap tes Covid-19 dilakukan setiap hari.

Partisipasi pemain dalam latihan bersama ini bersifat sukarela. Pemain bisa saja tidak mengikutinya, atas izin dari klub. Semua pemain yang boleh itu, yaitu pemain yang punya kontrak dengan klub. Setiap tim juga boleh memasukkan lima pemain yang tidak terikat kontrak NBA. Tetapi masih berada di bawah kontrak G-League selama musim 2019-2020. (tor)

Foto: NBA

Populer

Skenario Gagal, LeBron James Ogah Main Posisi Lima Lagi
Luka Doncic Enggan Disebut Pahlawan Kemenangan Lakers
Knicks Menelan 0-3, Awal Buruk Juara Bertahan dalam 14 Tahun
Pistons Buat 76ers Tersungkur
Al-Maruf Singkirkan SMAN 70, Final DBL Jakarta 2026 Punya Wajah Baru
52 Poin! Luka Doncic Menyala di Kandang Jazz
Jalen Williams Keluar Pakai Tandu, Thunder Dibayangi Kekhawatiran
Playoff DBL Jakarta 2026 Membara! Pangudi Luhur Singkirkan Juara Bertahan
Alarm Bahaya Berbunyi di Miami
SMAN 71 Jakarta Cetak Sejarah, Jubillee Tak Terbendung ke Final Four