NBA pada gim uji coba hari Jumat, 24 Juli 2020, mencoba fitur barunya. Kali ini, NBA menggandeng Microsoft untuk membuat Together Mode, yaitu program yang bisa menghadirkan penonton di tepi lapangan selama pertandingan berlangsung. Semacam membuat tribun virtual.

Program Together Mode dari NBA ini memakai aplikasi Microsoft Teams. Fungsinya mereka semua orang yang sedang menyaksikan pertandingan NBA di gawainya masing-masing untuk ditampilkan di sisi lapangan dengan layar besar. Ini memungkinkan untuk menempatkan semua orang dalam satu ruang virtual yang sama. Jadi sistem ini semacam nonton bareng, tapi tidak saling bertemu satu sama lain.

NBA membuat tribun virtual ini semakin menarik dengan layar LED setinggi dua meter yang tersebar di tiga sisi arena basket. Ini agar suasana di pertandingan terlihat sama seperti saat mereka di arena normal. Bahkan fans bisa bereaksi secara langsung. Menariknya, pemain kini tidak hanya melihat reaksi penonton, tapi juga mendengar suara mereka. Untuk saat ini, Microsoft Teams baru bisa diisi 300 penonton saja.

"Ini kerjasama pertama yang dilakukan antara NBA dan Microsoft. Kami berusaha membuat partisipasi penggemar di gim bisa dirasakan pemain. Mereka bisa merasakan suasana pertandingan tanpa meninggalkan rumah," jelas Jared Spataro, kepala Microsoft 365, dikutip dari the Verge. "Sementara itu, pada pemain akan mendapatkan keuntungan yaitu merasakan energi dan dukungan penggemar. Kami membuat semacam tribun virtual."

Jelas ada banyak potensi penyalahgunaan jika penggemar tiba-tiba nakal selama sesi berlangsung. Misalnya membuat tulisan atau melakukan tindakan yang tidak baik. Tapi NBA memiliki anggota yang siap memantau pergerakan penggemar. Mereka akan menghapus penggemar nakal dari program tersebut.

NBA dan Microsoft menandatangani kontrak kerjasama jangka panjang di awal tahun lalu. Microsoft menjadi penyedia alat-alat elektronik yang berhubungan dengan pertandingan basket. Sementara untuk program jangka panjang, NBA bisa memakai platform Azure Microsoft sebagai sarana penyiaran pertandingan.

Sementara itu, Microsoft Teams yang sekarang diuji akan digunakan pada pertandingan resmi NBA yang dimulai 30 Juli mendatang. Ini akan memberikan sensasi baru pada gim-gim NBA. Sedangkan bagi pemain, mereka akan tetap merasakan dukungan penonton seperti layaknya pertandingan normal. (tor)

Foto: NBA

Populer

Rich Paul Sebut Kompensasi Ideal Warriors untuk Jasa Besar Stephen Curry
Tim Putri AS Lolos Perempat Final Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA ​​2026
Asian Games 2026 Segera Bergulir, 23 Tim Bersiap Berebut Medali di Nagoya
Enam Rekor Legenda NBA yang Dipatahkan Victor Wembanyama di Musim Ketiga
Tidak Banyak Klub Yang Tertarik Dengan Kevin Durant Melalui Bursa Transfer
Arena Tandang Favorit Anthony Edwards, Madison Square Garden Tersulit
Dampak Besar Dari Hukuman Yang Diterima Clippers
Tujuh Tim Dalam 21 Tahun, Chris Paul Ungkap Kunci Bertahan di Level Elite
Minicamp di Slovenia Bikin Kevon Looney Makin Yakin pada Luka Doncic
Jonathan Kuminga Ganti Nomor Punggu, Pakai No. 24 di Timberwolves