IBL All Indonesian 2026 menjadi panggung bagi para pemain lokal untuk unjuk gigi. Turnamen yang dimulai Sabtu (24/10) di GOR Laga Tangkas, Bogor, itu langsung menyajikan dua duel panas. Yakni pertemuan juara IBL 2026 Bogor Hornbills melawan juara bertahan All Indonesian Satria Muda Pertamina Bandung.
Bagi Hornbills, All-Indonesian 2026 memiliki tantangan berbeda setelah menjadi juara liga pada Juli lalu. Kini kehadiran tim asuhan Cesar Camara itu bukan sekadar berkompetisi. Status sebagai juara liga membuat Hornbills tidak lagi dipandang sebelah mata.
Hornbills juga ingin memperbaiki catatan buruk pada All Indonesian edisi tahun lalu. Saat turnamen digelar di Solo itu, Hornbills hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan dan mengakhiri turnamen di posisi ke-10 dari 13 tim.
Baca juga: Juara Bertahan atau Penantang Baru, 10 Tim Bersaing di IBL All-Indonesian 2026
Pelatih Hornbills Cesar Camara mengaskan timnya bertekad bersaing memperebutkan gelar. “Tantangan kami kali ini adalah tampil lebih baik daripada tahun lalu. Kami ingin memenangi setiap turnamen yang kami ikuti,” ujarnya Cesar yang ditemui setelah latihan pada Jumat (23/10) itu.
Menurutnya status juara IBL tidak otomatis menjadi tekanan tersendiri bagi Hornbills. All Indonesian merupakan kompetisi berbeda yang memberikan kesempatan kepada pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan.
Cesar memandang tekanan sebagai sesuatu yang positif untuk perkembangan tim dan bola basket. “Kami justru menyukai tantangan. terutama tantangan yang berat. Kami ingin memenangkannya. Kami datang ke sini dengan tujuan yang jelas."
Baca juga: IBL Mengundi Grup All-Indonesian 2026 Tanpa Tangerang Hawks
All Indonesian menjadi kesempatan bagi pemain lokal untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Pemain baru Hornbills Patrick Nikolas juga menyambut positif ajang tersebut. “Ajang ini sangat baik bagi pemain-pemain lokal untuk mengasah kemampuan. Turnamen ini juga bisa menjadi ajang pemanasan sebelum liga dimulai,” papar Patrick.
IBL All Indonesian 2026 diikuti 10 klub yang terbagi dalam dua grup. Grup A berisi Pacific Caesar, Rajawali Medan, Rans Simba Bogor, Satria Muda, dan Hornbills. Grup B beranggotakan Satya Wacana, Hangtuah Jakarta, Kesatria Bengawan Solo, Dewa United Banten, dan Pelita Jaya.
Dua tim terbaik dari setiap grup akan lolos ke babak semifinal. Dengan sistem silang, juara grup bertemu dengan runner up. Laga puncak dijadwalkan pada 1 November 2026. (rag)
Foto: IBL