Cedera kembali menjadi penghalang bagi Stephen Curry untuk membawa Golden State Warriors bersaing di NBA. Situasi itu sempat membuat Curry frustasi. Tetapi ia belum menyerah. Curry ingin menutup karier dengan cara yang istimewa seperti halnya Tom Brady (NFL) dan Derek Jeter (MLB).
Dalam wawancara bersama SiriusXM Radio, Curry mengungkapkan kekecewaannya setelah cedera mengganggu perjalanan Warriors. Cedera itu terjadi saat menghadapi Minnesota Timberwolves di semifinal dan mengganggu momentum tim.
“Cedera ini membuat frustasi karena banyak alasan. Kami menjalani periode yang sangat bagus sebelum saya mengalami cedera melawan Minnesota. Kemudian kami harus kembali menjalani 82 pertandingan dengan harapan bisa melanjutkan apa yang sudah kami bangun,” ujar Curry.
Cedera tersebut menjadi pukulan bagi Warriors yang tengah berusaha menjaga momentum. Curry juga harus menyaksikan rekan-rekannya, Jimmy Butler dan Moses Moody, yang juga mengalami masalah kebugaran.
Baca juga: Stephen Curry Hormati Keputusan LeBron Gabung Sixers
Kondisi itu membuat Warriors kesulitan mempertahankan konsistensi permainan. Curry menyebut ketersediaan pemain menjadi faktor krusial untuk bisa bersaing di NBA. MVP NBA dua kali itu hanya bermain 43 gim di musim reguler NBA 2025-2026.
Cedera memang membatasi kontribusi Curry. Tetapi tidak menghapus kemampuannya sebagai pemain elite NBA. Curry tetap mampu mencatatkan rata-rata 26,6 poin, 4,7 asis, dan 3,6 rebound per gim. Ia juga membukukan akurasi tembakan 46,8 persen dan 39,3 persen tripoin.
Curry berharap Warriors memiliki kesempatan kembali bersaing memperebutkan gelar juara. Ia menyadari bahwa keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada performanya. Tetapi juga kesehatan para pemain dan situasi yang mendukung.
Di tengah tantangan tersebut, Curry memiliki motivasi untuk mengikuti jejak atlet legendaris seperti Tom Brady dan Derek Jeter. Brady dikenal sebagai salah satu quarterback terbaik dalam sejarah NFL. Sedangkan Jeter merupakan ikon New York Yankees yang sukses di MLB.
Baca juga: Stephen Curry Realistis, Warriors Tak Lagi Favorit Juara
“Itulah alasan saya masih bermain. Terlebih, saya ingin melakukannya di tempat yang sama dengan tempat saya bermain selama 17 tahun terakhir. Saya merasa itu merupakan tantangan terbesar dan saya siap menghadapinya,” kata pemain 38 tahun itu.
Curry telah mengoleksi empat gelar juara NBA bersama Warriors dalam kurun waktu delapan musim. Serta lima Final NBA secara beruntun pada 2014-2019. Gelar terakhir diraih pada 2022 dan Curry masih ingin menambah koleksi tersebut sebelum pensiun.
Curry menyepakati perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun senilai 116 juta dolar AS. Kontrak tersebut membuatnya bertahan hingga musim 2028-2029, dengan opsi pemain pada tahun terakhir, sekaligus menegaskan keinginannya mengakhiri karier bersama Warriors. (rag)
Foto: NBA