Momen kedatangan Jaylen Brown di TD Garden, Boston sebagai lawan terjadi untuk pertama kalinya. Tetapi laga pramusim Philadelphia 76ers vs Boston Celtics pada Sabtu (10/10) itu menyisakan situasi yang tidak biasa antara Brown dan mantan rekan setimnya, Jayson Tatum.
Situasi di laga pramusim itu kembali memunculkan spekulasi tentang hubungan Brown dan Tatum. Kedua pemain tersebut terlihat saling mengabaikan dan tidak bertegur sapa sebelum pertandingan dimulai.
Celtics menang 144-106 atas Sixers dalam laga pramusim itu. Tatum mencetak 23 poin dari 9/19 tembakan. Sedangkan Brown tidak bermain karena diistirahatkan oleh tim. Praktis kedua pemain itu tidak saling berinteraksi.
Bagi pemain yang bersama selama hampir satu dekade, momen tersebut terasa janggal. Brown dan Tatum melewati berbagai fase hingga mencapai keberhasilan mengantar Celtics juara NBA 2024 yang menjadi cincin ke-18 bagi waralaba.
Baca juga: Jaylen Brown Samakan Celtics dengan Mantan Pacar
Meski demikian, interaksi yang terlihat dingin dalam satu kesempatan itu belum cukup untuk memastikan hubungan keduanya sedang bermasalah. Baik Tatum dan Brown dalam beberapa kesempatan sebelumnya membantah sedang bermusuhan.
Pasang surut hubungan Brown dan Tatum ini mencapai puncaknya setelah pertukaran Brown. Celtics secara mengejutkan mengirim Brown ke Sixers dan mendapatkan Paul George serta aset draft sebagai gantinya pada awal Juli lalu.
Brown telah mencatat terbaik karier pada musim lalu dengan rata-rata 28,7 poin per gim saat Tatum sedang pemulihan cedera Achilles. Namun, pertukaran tersebut dilatarbelakangi fleksibilitas finansial Celtics.
Baca juga: Joe Mazzulla Tak Terbuai, Celtics Siap Diuji Musim Depan
Setelah pertukaran tersebut, Brown mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara organisasi Celtics mengenai pembicaraan masa depannya. MVP Final NBA 2024 itu merasa ada perlakukan yang kurang menghormati dirinya dalam proses tersebut.
Tetapi kritik Brown itu lebih ditujukan kepada organisasi Celtics. Bukan diarahkan kepada Tatum. Dalam situasi ini, Celtics terpaksa melepas Brown karena ia memiliki kontrak supermaks, sebagaimana dengan Tatum. Pada akhirnya Celtics memilih menukar Brown untuk membuka ruang batas gaji.
Tatum sendiri sempat memberikan tanggapan positif mengenai Brown. Ia menegaskan menyayangi Brown dan mengenang sembilan tahun kebersamaan mereka sebagai periode yang berharga.
Namun, momen tak saling sapa di TD Garden itu kontras dengan pernyataan Tatum. Belum ada konfirmasi bahwa keduanya terlibat perselisihan pribadi yang menjadi penyebab sikap dingin itu. (rag)
Foto: David Butler II/Imagn Images