LeBron James bakal menjalani peran berbeda bersama Philadelphia 76ers. Selain menjadi pengatur serangan dan pencetak angka, LeBron berpeluang mengisi posisi center dalam situasi tertentu.
Pelatih Sixers Nick Nurse membuka kemungkinan tersebut setelah timnya kehilangan Ariel Hukporti akibat cedera Achilles. Kondisi itu membuat Sixers memiliki opsi terbatas untuk mengisi posisi center ketika Joel Embiid tidak berada di lapangan.
Nurse menyebut LeBron bukan satu-satunya kandidat sebagai untuk bermain sebagai small-ball center. "Dean (Wade) akan menjadi kandidat lain, jika bisa menyebutnya sebagai small five. Saya pikir LeBron juga kandidat. Dia pernah bermain sebagai small ball five,” ujarnya.
Baca juga: LeBron James Masih Dihantui Cedera
LeBron memang bukan center tradisional. Sepanjang kariernya, juara dan MVP NBA empat kali itu lebih sering menjadi forward maupun point forward. Namun, kemampuan membawa bola, membaca permainan, mengoper, hingga bermain secara fisik membuatnya cukup fleksibel untuk mengisi berbagai posisi.
LeBron juga bukan kali pertama bermain sebagai center. Ketika memperkuat Los Angeles Lakers, ia beberapa kali ditempatkan sebagai center dalam skema small-ball. Terutama ketika Anthony Davis absen.
Kebutuhan tersebut kembali muncul di Philadelphia. Embiid diperkirakan tetap membutuhkan pembatasan menit bermain sepanjang musim. Dementara cedera Hukporti membuat kedalaman center Sixers semakin tipis. LeBron bisa menjadi salah satu solusi yang disiapkan Nurse.
Namun, Sixers tetap harus memperhatikan kondisi LeBron. Ia memasuki musim ke-24 dalam usia 41 tahun. Peran sebagai center dapat membuatnya menghadapi kontak fisik lebih sering dibandingkan ketika bermain sebagai forward.
Baca juga: Jaylen Brown Dominan, 76ers Kalahkan Knicks
Masalahnya, LeBron belum sepenuhnya dalam kondisi ideal. Ia sedang menangani arthritis kronis pada kaki kirinya. Kondisi tersebut yang menghalangi LeBron bermain di pramusim saat Sixers melawan Knicks pada Senin (5/10) lalu.
LeBron sebenarnya sudah tampil dalam sesi scrimmage terbuka Sixers pada 3 Oktober. Ia menunjukkan kemampuan mencetak angka, melakukan dunk, dan memberikan asis. Namun, Sixers tetap berhati-hati dalam mengatur aktivitasnya menjelang musim reguler.
Nurse sendiri tetap terkesan dengan kondisi fisik LeBron. “Saya pikir kami sudah melihat sedikit hal itu pada musim panas. Dia datang sangat pagi, langsung ke ruang angkat beban ketika tiba, kemudian melakukan latihan skill dan semuanya," kata Nurse.
Musim lalu bersama Lakers, James masih membukukan rata-rata 20,9 poin, 6,1 rebound, dan 7,2 asis per gimn dengan akurasi tembakan 51,5 persen. Statistik tersebut menunjukkan bahwa meski memasuki usia 40-an, kontribusinya masih sangat besar. (rag)
Foto: NBAE via Getty Images