Ja Morant tidak datang ke Portland Trail Blazers hanya untuk berganti seragam. Setelah menjalani tujuh musim dengan Memphis Grizzlies, Morant mengaku kepindahan ke Portland menjadi kesempatan untuk memulai kembali.
Hal itu terungkap dalam sesi media day pada Senin (28/9) waktu setempat. Morant membenarkan bahwa lembaran baru di Portland terasa penting. Apalagi setelah berbagai persoalan dalam masa-masa terakhirnya dengan Grizzlies.
“Saya rasa itu memang dibutuhkan. Selalu ada cara untuk mendapatkan awal yang baru, di mana pun Anda berada. Ketika mendapat kesempatan untuk memulai lagi, sangat penting untuk menyikapinya dengan serius dan memanfaatkannya,” kata Morant.
Baca juga: Buka Lembaran Baru, Ja Morant Pakai No. 1 di Portland Trail Blazers
Selama berada di Memphis, Morant beberapa kali menjadi sorotan karena persoalan di luar lapangan. Dua kasus terkait senjata api bahkan berujung pada hukuman skorsing dari NBA. Ia juga kerap terganggu cedera sehingga hanya tampil dalam 79 pertandingan selama tiga musim terakhir.
Morant merasa berbagai kejadian tersebut terus melekat pada dirinya. Morant merasa kepindahan ke Portland membuatnya lebih ringan. Kini, ia hanya ingin kembali fokus bermain basket.
Rookie of the Year 2020 itu merasa memiliki kesempatan untuk membuka lembaran baru. “Saya yakin semua orang di sini mungkin masih menilai saya berdasarkan hal-hal itu. Tetapi sekarang saya bisa memulai kembali,” lanjutnya.
Baca juga: Peran Besar Menanti Damian Lillard di Portland
Morant meninggalkan Memphis setelah pertukaran pada akhir Juni lalu. Grizzlies menukarnya ke Trail Blazers dengan imbalan Jerami Grant dan Kris Murray tanpa hak pilih atau aset draft.
Kepindahan tersebut sekaligus mengakhiri tujuh tahun perjalanan Morant bersama Memphis. Grizzlies memilihnya sebagai No. 2 NBA Draft 2019. Morant kemudian menjadi ruki terbaik, dua kali All-Star, serta masuk All-NBA Second Team.
Namun, tiga musim terakhir berjalan sulit. Pada musim 2025-2026, Morant hanya tampil dalam 20 pertandingan dengan rata-rata 19,5 poin, 8,1 asis, dan 3,3 rebound per gim serta akurasi tembakan 41 persen.
“Dengan bagaimana tahun-tahun sebelumnya berjalan, saya merasa ini memang dibutuhkan untuk saya. Saya tidak bisa berbicara untuk orang lain. Tetapi bagi saya, ya. Saya merasa jauh lebih baik dan sekarang saya hanya siap bermain basket,” kata Morant. (rag)
Foto: NBA