Penyiar legendaris Los Angeles Lakers, Lawrence Tanter, dikabarkan telah meninggal dunia di usia 76 tahun, pada hari Rabu (23/9) waktu AS. Tanter dikenal sebagai salah satu suara paling ikonik dalam sejarah Lakers, karena tugasnya sebagai public address announcer.

Tanter memulai perannya bersama Lakers pada tahun 1982, dan ia menjadi narator untuk 10 gelar NBA selama masa baktinya bersama tim tersebut. Tanter, yang sebelumnya telah pensiun sebagai penyiar pengumuman publik pada bulan Juni 2026, mengakhiri masa baktinya selama 43 musim. Pihak Lakers mengatakan bahwa ia akan bekerja dengan tim sebagai penasihat khusus untuk presentasi pertandingan. 

"Kami sangat berduka cita atas meninggalnya penyiar legendaris Lakers, Lawrence Tanter," tulis Lakers dalam pernyataan yang dibagikan di akun media sosial mereka. "Selama 43 tahun, suara LT menjadi latar musik pertandingan Lakers di arena. Ia akan dikenang sebagai anggota keluarga Lakers yang sangat berharga."

Penyiar ikonik Lakers itu mengalami masalah kesehatan serius musim lalu yang akhirnya memaksanya pensiun setelah menjadi penyiar franchise selama 43 musim sejak era "Showtime" tahun 1980-an.

Dikenal oleh penggemar Lakers hanya dengan inisialnya, LT, Tanter adalah penyiar PA dengan masa jabatan terlama dalam sejarah tim dan diakui karena gayanya serta masa baktinya yang panjang.

Menurut Dave McMenamin dari ESPN, Lawrence Tanter menderita stroke pada bulan Maret, yang memaksanya absen dalam enam pertandingan kandang terakhir musim reguler serta seluruh babak Playoff NBA. Ia terus menjalani pemulihan dan rehabilitasi setelah mengalami masalah kesehatan tersebut.

Selama ketidakhadirannya, Jason Barquero, penyiar pengumuman publik untuk tim afiliasi Lakers di G League, mengambil alih tugas tersebut untuk sisa musim. Pihak Lakers belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan Tanter sebagai penyiar utama tim. (tor)

Foto: ocregister.com

Populer

Janji Luka Doncic untuk Penggemar Lakers
Indonesia Jumpa Korea Selatan di Perempat Final Asian Games 2026
Dua Dekade Kevin Durant di NBA, Masih Ingin Bersaing di Usia 38
Kawhi Perpanjang Kontrak, Lanjutkan Kisah Juara NBA 2019 dengan Raptors
Curry Rilis Kolaborasi dengan Wade Sembari Menunggu Sepatu Khas dari Li-Ning
Ime Udoka Tak Mau Rockets Gugur Lagi di Ronde Pertama
Korea Selatan Hentikan Langkah Indonesia di Asian Games 2026
Indonesia Tidak Gentar Hadapi Rekor Sempurna Korea Selatan
Wizards Bisa Jadi Kuda Hitam Terbesar NBA Musim Depan
Kisah di Balik Tradisi Bagi-bagi Sepatu Giannis Antetokounmpo