Suara Ikonik Lakers Selama 43 Tahun, Lawrence Tanter Meninggal Dunia

| Penulis : 

Kabar duka datang dari Los Angeles Lakers. Lawrence Tanter meninggal dunia. Dia merupakan sosok ikonik yang suaranya menemani pertandingan kandang Lakers selama lebih dari 40 tahun.

Tanter dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (23/9) waktu setempat. Ia menghembuskan napas terakhir dalam usia 76 tahun. Kabar tersebut disampaikan Lakers melalui pernyataan resmi tim.

“Kami sangat berduka menyampaikan kabar meninggalkan penyiar arena legendaris Lakers, Lawrence Tanter. Suaranya menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap pertandingan Lakers di arena. Ia akan selalu dikenang sebagai bagian dari keluarga Lakers yang sangat dicintai.”

Baca juga: Luka Doncic dalam Kondisi Terbaik, Lakers Menyambut Era Baru

Tanter dikenal sebagai penyiar arena dengan masa pengabdian terpanjang dalam sejarah waralaba tersebut. Suara Tante menjadi bagian dari atmosfer pertandingan Lakers selama 43 tahun.

Tante mulai bertugas pada 1982. Kala itu Lakers masih menggelar pertandingan kandang di The Forum. Ia kemudian terus mengikuti perjalanan Purple and Gold hingga pindah ke Crypto.com Arena atau sebelumnya juga dikenal sebagai Staples Center.

Bukan hanya masa pengabdiannya yang legendaris. Tante juga dikenal dengan gaya pengumumannya yang khas. Ia memiliki suara barion yang dalam. Tetapi membawakannya dengan tenang dan tidak berlebihan.

Salah satu panggilan yang paling melekat dengan Tanter adalah saat memperkenalkan Lakers Girls setelah mereka menyelesaikan penampilan di lapangan. Serta cara khas ketika mengumumkan nama pemain, pelanggaran, hingga skor pertandingan.

Baca juga: Lakers Akan Resmikan Patung Phil Jackson pada 9 April 2027

Sebelum menjadi penyiar arena, Tante berkecimpungan di dunia radio. Ia berkarier sebagai disc jockey di sejumlah stasiun radio jazz di Los Angeles. Pengalaman itu menjadi bagian dari karakter Tanter di pinggir lapangan.

Karier Tanter juga beririsan dengan sejumlah era besar dalam sejarah Lakers. Ia menjadi suara yang menemani perjalanan Kareem Abdul-Jabbar dan Magic Johnson, kemudian Kobe Bryant dan Shaquille O'Neal, hingga era LeBron James dan Luka Doncic.

Tanter juga berada di balik salah satu momen emosional Lakers setelah meninggalnya Kobe Bryant pada Januari 2020. Dalam gim kandang pertama Lakers pasca kematian Kobe, Tante memperkenalkan starter Lakers dengan nama Kobe sebagai bentuk penghormatan.

Tanter mengalami stroke pada Maret 2026. Kondisi tersebut membuatnya absen dalam enam gim kandang terakhir Lakers pada musim reguler serta seluruh pertandingan playoff. Ia mengumumkan pensiun pada Juni lalu dan menjalankan peran sebagai penasihat untuk persentasi gim.

Selama kariernya bersama Lakers, Tanter menjadi bagian dari 10 gelar juara NBA dan 16 gelar Wilayah Barat. Ia juga tercatat telah memandu lebih dari 2.100 pertandingan dari kursinya di pinggir lapangan. (rag)

Foto: NBA

Populer

Janji Luka Doncic untuk Penggemar Lakers
Indonesia Jumpa Korea Selatan di Perempat Final Asian Games 2026
Dua Dekade Kevin Durant di NBA, Masih Ingin Bersaing di Usia 38
Kawhi Perpanjang Kontrak, Lanjutkan Kisah Juara NBA 2019 dengan Raptors
Curry Rilis Kolaborasi dengan Wade Sembari Menunggu Sepatu Khas dari Li-Ning
Ime Udoka Tak Mau Rockets Gugur Lagi di Ronde Pertama
Korea Selatan Hentikan Langkah Indonesia di Asian Games 2026
Indonesia Tidak Gentar Hadapi Rekor Sempurna Korea Selatan
Wizards Bisa Jadi Kuda Hitam Terbesar NBA Musim Depan
Kisah di Balik Tradisi Bagi-bagi Sepatu Giannis Antetokounmpo