Wilayah Timur diprediksi akan lebih bergejolak di NBA 2026-2027. Perubahan pemain, seperti yang dilakukan oleh Miami Heat, membuat persaingan memanas. Pemain Cleveland Cavaliers Donovan Mitchell menilai Heat akan menjadi tim yang berbahaya setelah mendapatkan pemain-pemain bintang.
Heat membangun kekuatan baru dengan perubahan signifikan. Mereka melakukan pertukaran untuk mendapatkan Giannis Antetokounmpo. Heat membayar transaksi itu dengan melepas aset besar ke Milwaukee Bucks. Termasuk Tyler Herro hingga Jaime Jaquez Jr.
Tidak hanya kehadiran Giannis yang merupakan MVP NBA dua kali dan pernah juara NBA 2021. Heat juga mendatangkan Klay Thompson setelah buyout dari Mavericks dan menandatangani kontrak dua tahun senilai 11,5 juta Dolar AS.
Baca juga: Donovan Mitchell Akui Cavaliers Layak Dikritik Usai Gagal di Playoff
Saat tampil dalam acara Joe and Jada bersama Fat Joe dan Jadakiss, Mitchell menilai Heat patut diperhitungkan dalam persaingan Wilayah Timur. Kombinasi Giannis dan Klay bisa membuat Heat jauh lebih berbahaya.
“Thompson hanya perlu berdiri di posisi itu karena Giannis punya daya tarik yang begitu besar di lapangan. Kalau Anda membantu membantu menjaga Giannis, lalu siapa yang Anda biarkan dalam posisi terbuka? Itulah yang membuat Heat berbahaya,” ungkap Mitchell.
Menurut Mitchell, ancaman Heat tidak hanya berasal dari dua nama tersebut. Tim asuhan Erik Spoelstra itu juga memiliki Bam Adebayo, Andrew Wiggins, Davion Mitchell, serta Pelle Larsson. Termasuk racikan strategi Erik Spoelstra sebagai salah satu faktor penting.
Baca juga: Klay Thompson Bidik Rekor Tripoin Miami Heat
Kehadiran Klay memang memberikan dimensi berbeda bagi Heat. Pemain berusia 36 tahun itu datang ke Miami setelah melewati musim 2025-2026 bersama Mavericks. Klay mencatat rata-rata 11,7 poin, 2,1 rebound, dan 1,4 asis per gim dengan akurasi tripoin 38,3 persen.
Statistik itu merupakan yang terendah dalam karier Klay. Tetapi kemampuan menembaknya tetap membuatnya menjadi ancaman dari perimeter. Heat memang mendatangkan Klay untuk memberikan tambahan daya tembak di sekitar Giannis Adebayo.
"Persetan dengan itu. Klay adalah salah satu dari lima penembak terbaik sepanjang masa. Saya tidak peduli Klay tidak punya kaki. kalau bisa menembak, ya bisa menembak," ujar Mitchell.
Selain Klay, Heat juga memiliki sejumlah pemain yang mampu membuka ruang melalui tripoin. Ada Tim Hardaway Jr. mencatat akurasi 40,7 persen dari luar garis pada musim lalu. Sedangkan Davion Mitchell berada di angka 39,5 persen.
Situasi tersebut membuat lawan menghadapi dilema. Pertahanan yang terlalu fokus kepada Giannis dapat membuka ruang bagi Klay dan penembak lain. Sebaliknya, memberikan ruang kepada Giannis dapat menjadi masalah karena kemampuan Greek Freak tersebut menyerang paint area. (rag)
Foto: NBA