Dylan Harper Ungkap Pengaruh Besar Gregg Popovich di Awal Kariernya

| Penulis : 

Gregg Popovich sudah pensiun sebagai pelatih. Tapi ia masih memiliki pengaruh besar di San Antonio Spurs. Termasuk memberi arahan dan menjadi sosok penting bagi Dylan Harper dalam menjalani awal kariernya di NBA.

Harper menceritakan tentang kesannya “diasuh” Popovich dalam wawancara bersama Brandon “Scoop B” Robinson. Menurut Harper, pengalaman dan reputasi Popovich membuat setiap nasihat yang diberikan memiliki arti khusus.

“Memiliki seseorang di level itu, yang sudah melihat dan bekerja dengan semua orang, hal-hal yang dia katakan kepada saya atau hal-hal yang dia hargai dari diri saya. Seperti menjadi diri sendiri dan bermain dengan permainanmu. Itu sangat berarti,” ujar Harper.

Baca juga: Sembilan Gim di Minggu Pembuka NBA 2026-2027 Langsung Panas

Harper bahkan merasa Popovich memahami dirinya dengan sangat baik. No. 2 NBA Draft 2025 itu menyebut Popovich mungkin mengetahui karakter dan potensi dirinya lebih baik daripada dirinya sendiri.

Popovich meninggalkan posisi sebagai pelatih kepala Spurs setelah 29 musim. Ia mengalami masalah kesehatan pada November 2024 yang berujung pada akhir masa jabatannya pada Mei 2025. Saat kondisinya sudah membaik, Popovich kemudian menjabat sebagai presiden operasi klub.

Namun, sosok yang membawa Spurs meraih lima gelar NBA tersebut masih memiliki pengaruh di lingkungan tim. Popovich masih ikut memberikan arahan kepada generasi muda Spurs.

Baca juga: Status Dylan Harper untuk Timnas Filipiana Sudah Ditetapkan

Bagi Harper, dukungan tersebut menjadi bagian penting dari proses adaptasinya di NBA. Pemain dari Rutgers University itu sebelumnya tampil impresif pada musim perdana. Terutama saat Spurs tampil di playoff.

“Seperti ketika saya mungkin bermain sedikit pasif atau tidak seagresif biasanya, dia akan dengan tenang mengirim pesan kepada saya. Menurut saya, mendapat dorongan seperti itu dari seorang legenda adalah sesuatu yang luar biasa,” kata putra dari Ron Harper tersebut.

Harper mencatat rata-rata 18,0 poin, 6,4 rebound, dan 3,4 asis per pe gim dalam perjalanan Spurs di Playoff NBA 2026. Pada akhirnya, Spurs kalah 1-4 dari New York Knicks di Final NBA 2026 yang merupakan panggung tertinggi Spurs dalam 12 musim.

Kini Harper memasuki musim keduanya dengan ekspektasi yang lebih tinggi. Dengan pengalaman dari musim ruki serta dukungan dari sosok seperti Popovich, perkembangan Harper akan menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan dari Spurs pada musim 2026-2027. (rag)

Foto: NBA

Populer

Rich Paul Sebut Kompensasi Ideal Warriors untuk Jasa Besar Stephen Curry
Lakers Akan Resmikan Patung Phil Jackson pada 9 April 2027
Clippers Berniat Mempertahankan Brandon Ingram
Raptors Tetap Jadi Prioritas Kawhi Leonard
Pindah Agensi, Domantas Sabonis Dikabarkan Ingin Meninggalkan Sacramento
Tim Putri AS Lolos Perempat Final Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA ​​2026
Kontingen Asian Games 2026 Dikukuhkan, Indonesia Bidik Empat Emas
Philadelphia 76ers Siapkan Arena Baru, Rencana Dibuka pada 2030
Tidak Banyak Klub Yang Tertarik Dengan Kevin Durant Melalui Bursa Transfer
Asian Games 2026 Segera Bergulir, 23 Tim Bersiap Berebut Medali di Nagoya